Langsung ke konten utama

7 Ide Bisnis Ibu Rumah Tangga

Menjadi seorang Ibu yang bekerja penuh waktu di rumah, merupakan sebuah pekerjaan yang tak ada habisnya. Belakangan, mindset tentang pekerjaan paruh waktu untuk ibu rumah tangga semakin berkembang. Selain bisnis MLM yang semakin menjamur, pekerjaan sampingan lain yang bisa dilakukan adalah memiliki bisnis pribadi. Apalagi anak-anak yang sudah mulai masuk sekolah, rutinitas pekerjaan rumah semakin sedikit. 

Berwirausaha saat ini memang sedang diburu banyak ibu-ibu muda untuk mempunyai input keuangan sendiri. Sehingga, dengan banyaknya pengalaman dan workshop usaha di rumah ramai dipadati oleh para ibu-ibu. Memegang duit sendiri sudah bukan impian semata. Membantu suami bisa jadi sebuah cita-cita di depan mata yang sangat mungkin bisa diraih. 

Apa saja yang bisa dilakukan ibu-ibu untuk mendapatkan uang walau hanya di rumah? Ini sebuah contoh yang mungkin bisa dipilih :

1. Bisnis makanan
    Mengikuti tren makanan kekinian bukan lagi hal yang baru. Asal kreatif, bisnis makanan take away bisa menjadi pilihan ibu-ibu yang gemar memasak. Dengan bantuan ojek online, akan sangat membantu pengiriman menjadi lebih mudah.

2. Reseller / Dropshipper
    Ramai di tengah masyarakat menjadi seorang reseller atau dropshipper karena tanpa modal. Ibu-ibu di rumah pun hanya bermodalkan handphone dan pemasaran via media sosial. Dengan kemampuan komunikasi yang baik dengan teman atau kerabat, bisnis ini juga jadi salah satu opsi yang marak saat ini.

3. Make up artist
    Gak hanya artis saja yang punya asisten make up. Keperluan orang-orang tentang make up juga sedang in belakangan ini. Apalagi, modal membeli alat-alat make up juga terjangkau. Berawal dari tutorial internet, mencoba sendiri, mengundang keluarga, posting media sosial, dikenal orang banyak. Layak dicoba.

4. Butik Online
    Tak perlu toko offline. Ibu-ibu bisa memanfaatkan media sosial dengan memajang baju-baju yang bisa kita jual. Dengan jepretan yang bagus, editan yang eye catching, caption yang baik, pasti mampu membuat orang lain membeli barang dagangan tersebut.

5. Rental perlengkapan bayi
    Memiliki anak yang tak bayi lagi, jangan terburu membuang perlengkapannya. Bila masih baik, maka itu bisa jadi ladang uang. Perawatan yang baik, lalu dengan bantuan sosial media, perlengkapan bayi bisa langsung diburu.

6. Frozen food
   Makanan frozen food sangat digandrungi. Kecil resiko makanan akan basi. Hanya bermodal freezer kecil saja bisa langsung menampung banyak makanan. Manfaatkan waktu arisan dan reuni teman-teman sebagai media pemasaran.

7. Freelance writer
    Bagi yang senang menulis, menjadi penulis lepas juga gak ada salahnya untuk dicoba. Mengapa? Berbekal laptop atau ponsel saja, seorang ibu yangs edang menjaga anaknya bisa mendapatkan kucuran uang dengan mudah. 

Demikian 7 ide pekerjaan sampingan ibu-ibu yang bisa dilakukan di rumah. Tapi ingat, pekerjaan yang baik adalah pekerjaan yang kita sukai. Selamat mencoba.

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…

Hijab gak salah kok, sis.

Assalamualaikum,
Perempuan berhijab pada dasarnya sama saja dengan yang tidak berhijab. Sama-sama perempuannya. Ya, saya sudah melalui keduanya dan sekarang saya menasbihkan diri untuk 'menyenangkan' Alloh dengan memutuskan untuk berhijab selamanya, insya Alloh. Tidak mudah memang. Saya termasuk tipikal orang yang mudah terpengaruh pada mulanya. Namun, semakin kemari (sebelum benar-benar berhijab), saya merasa perlu melihat Alloh dari segimana saja yang saya 'lihat'. Gini deh, saya baru masih seumur jagung tuh dalam berhijab. Lima tahun. Yang datang pada 2 Romadhon kala itu. Dan pengalaman seru sudah saya Alloh beri sejak pertama kali memakai tudungan ini. Akhir semester perkuliahan kala itu, saya bekerja sebagai reporter. Nha...dan pada saat itu pula awal-awal yang dirasa mungkin kebanyakan perempuan yang berkerudung tutup. Panas boooo....gerah. Iya gerah. Beruntunglah kalian wahai para lelaki. Tidak perlu memakai rok, high heels, gincu dan lain sebagainya yang saya …