Langsung ke konten utama

Seinchi

Assalamualaikum,

Guru saya tiba-tiba berkata mengawali wacana setelah acara dari donatur telah selesai. Anyway, selamat milad adik Tyas (will she read this?!). Lupakan, saya tertarik pada satu pernyataan dari Pak Guru mengenai, "Yang paling susah adalah bagaimana kita selalu dekat dengan Alloh", sembari menerawang ke atas dan menghela napas. Yaa, Pak Guru saya saja demikian apalagi saya?! Halo, hati kamu apa kabar?! Dipakainya cuma sama perasaan terhadap lawan jenis ataukah yg lain??

I'd love to get more attention on it. Walau bahasan tadi saya rasa sangat sangat berat untuk dijawab, dan dilakukan pada saatnya. Tapi, memang harusnya dimulai untuk bisa tahu tastenya kayak seperti apa. Dekat. Dekat. Daritadi saya memikirkan dekat itu seperti apa?! Karena dalam sholat saja sangat susah untuk menitikkan fokus pada Alloh. Pada saat tangan meneruskan sodaqoh saja masih perlu pikir satu dua bahkan sepuluh kali untuk mengubah nominal. Ain't that numbers, i know. Tapi start ikhlasnya yg jauh dari mudah. Dekatnya seperti apa sudah dijawan dengan teori. Niat memutuskan dan menjalankan itulah yg perlu dikatrol banyak kemauan. Kalau tidak sekarang mau sampai kapan? Toh, garansi untuk hidup sampai tua saja tidak bisa dipegang. Apalagi pas balik lagi ke Alloh?!

Sembari berpikir dan menghela napas panjang karena pesimistis akan tingkatan lain, berpikirlah kembali untuk apa kita ini dilahirkan. Untuk apa kita diciptakan. Untuk apa kita ditemukan oleh orang-orang 'pilihan' dan tidak mengenal semua orang di bumi ini. Lalu, untuk apa Alloh menitipkan rasa cinta terhadap banyak objek. 

So ya, mungkin ada diantara kita sudah menemukan jawabannya. Mari berbagi dengan saya. Barangkali bisa saya teruskan kepada yg lain sebagai bagian dari dakwah. I mean it, hubungi saya. :)

Selamat malam,


Wassalam,
Renotxa.

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…