Langsung ke konten utama

Kakak.... :(

Assalamualaikum,

Sahabat, 
Semoga Alloh memberkati segala hal dalam bentuk kebaikan dan hati yg lapang serta kasih sayang yg tiada pernah berkurang.

Sangat lama saya merasa sangat bersedih karena perpisahan yg seharusnya (menurut seorang manusia) tidak pernah ada di bumi ini.
Perpisahan (karena kata yg lain membuat saya lebih sakit ketika harus menulisnya) beberapa kerabat membuat saya sangat terpukul, bersedih. Campur aduk. Kalau saya bertanya kenapa dan mengapa tentulah hal yg tidak realistis karena kehendakNya jua yg tidak dapat satu kekuatan pun bisa mengubahnya. Bukan mau atas banyak orang terhadap hal yg sangat sensitif ini. Keturunan mungkin?! Ya.. Itu salah duanya. Bagaimana perasaan banyak anak kecil yg orang tuanya sudah tidak memutuskan hidup bersama lagi ;(.

I just read some words that there is a man mocking the woman whereas they loved each other at the beginning. :((

Setelah membaca, saya menangis sembari menyetir mobil dan berpikir mengapa hal ini bisa terjadi. Saya benci sisi buruk manusia. Ditunggangi hal-hal yg membuat kita jauh dari kebaikan sangatlah merugikan. Ya Alloh. Saya pun tidak bisa meraba bagaimana bentuk kehidupan pernikahan yg akan saya bangun nanti. Ya.. There was a time that i decided not to marry with someone. Yah... I'm not that full good person. Saya jahil, saya makannya banyak, saya suka ke toilet, tulisan tangan saya sebesar jahe. Aint that good kan?! 

Pernah gak sih punya jawaban atas kebahagiaan pernikahan itu sendiri?! Saya gak tahu. Saya belum menikah. Saya juga gak tahu, apa saya bisa jadi orang yg tepat untuk seorang lelaki nantinya?! Atau apakah saya sudah cukup baik nantinya jadi seorang ibu untuk anak-anak si lelaki itu?!
Yang jelas saya prihatin dengan kondisi mereka saat ini. 

Semoga, tidak terjadi pada saya dan pernikahan-pernikahan lainnya. Semoga banyak kelapangan, kekuatan, ketentraman dari segala arah kebaikan. Semoga barokah prioritasnya. 


Wassalam,
Renotxa.

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…

Cerita yang masih disana

[pada bagian kedua]

Assalamualikum,
Ya... melanjutkan  jelajah pulau seberang ya. Hari terakhir di Makassar saya baru bisa pergi ke suatu benteng yang terkenal di sana. Namanya.... Fort (haiyah, benar-benar lupa). Intinya setelah bertahun-tahun saya sambang ke Makassar baru kali ini bisa menapakkan kaki disana. Benteng yang terletak di pinggir pantai ini luar biasa indah. Mengapa? Karena pemerintah benar-benar menjaga dan merawat bangunan ini. Ini hebat. Banyak kan peninggalan sejarah yang tidak terawat oleh pemerintah maupun masyarakat. Padahal saksi bisu itu merupakan bagian kenangan dari para pahlawan ya. Yaa.... kebanyakan dari kita memang kurang dalam menghargai sejarah ya. Sekarang sejarahnya malahan musik barat atau korea kan? Hayoo ngaku.
Mari cuz saja kita keliling benteng bagus ini, yuk.
Bagian pilar-pilar yang masih lama ini berdiri gagah
Bagian bersih dari tiap sudut merupakan kebanggaan dari benteng ini
Salah satu peninggalan dari masa lalu ya. Itu...apa bacanya?

Kan kan? Say…