Langsung ke konten utama

Ibuku, Sunarti.

Assalamualaikum,

Baru saja aku menghabiskan makan siangku. Berjalan sebentar menyusuri rel kereta api. Berdiam sejenak karena matahari benar-benar membuat kulit dan amarah bisa menlunjak maksimal. Aku diam tiba-tiba. Tidak hanya aku saja di 'atas' rel ini. Dua orang berjalan ikut meyusuri karena memang hanya satu jalur saja yg kami lewati. Seorang ibu dan anak perempuannya berjalan menyusuri rel yg sama denganku. Sambil memayungi anaknya yg sedang membaca keras-keras lks bahasa Indonesianya. Ah... bahagia itu sederhana. 

Batinku...

Beda dengan kehiduapanku yg berketerbalikan. Aku belajar sendiri dimana kedua orang tuaku sibuk 'memayungi' orang lain di perusahaan besarnya. Ah.. mana ada aku tahu dan kenal bagaimana kelembutan kasih sayang orang tuaku. Mereka saja hampir tidak pernah datang ke rumah. Tiap hari, minggu, bulan, tahun. Ya, apalagi yg lebih maksimal dari tahun?!

Aku lebih senang diasuh Bi Sun. Para pekerja rumah yg selalu ada untuk melengkapi kehiduapnku. Karena beliau sekarang sudah sangat sepuh di usiaku yg ke 32. Angka yg sangat 'manja' bilamana segala urusanku masih diatur oleh Bi Sun. Tidak manja menurutku. Tapi, aku sudah mentasbihkan Bi Sun sebagai orang tua tunggalku. Itulah mengapa. Saat ini, dua bulan lalu yg genap aku sengaja meninggalkan keluargaku. Untuk hidup bersama Bi Sun, di rumah kecilnya di pinggiran rel kereta api. Ini lebih nyaman dibandingkan hidup bersama bayang-bayang dan imajinasi lalu lalangku dengan orang tua biologis yg sekarang entah aku lupa nama mereka.


[fiksi]



Wassalam,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…