Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2014

(H)ucap

Assalamualaikum,
Saya pikir perkataan yg baik itu dulunya adalah sekedar kalimat yg pantas untuk disampaikan dengab gaya bahasa dan prosa yg sesuai dengan EYD. Namun ternyata tidak. Banyak yg mempengaruhi bagaimana seseorang bisa dikatakan sebagai komunikator yg baik.
Dengan tidak tahunya teori karena pengalaman adalah thesis terbaik menurut saya. Rangkaian kata dengan essensi yg bermanfaat secara harfiah dan pemvokalan baik adalah kuncinya. Sering  kita banyak menemukan sikon yg seperti ini ya,jeng?!
So yess... There'll be two things among us. Kita yg mudah sensitif ataukah lawan bicara kita yg keterlaluan dalam berbicara?!
Choose it wisely.
Wassalam, Renotxa.

'Mahal'nya sehat

Assalamualaikum,
Akhir-akhir ini setelah bertemu banyak teman-teman luar biasa tentang bagaimana caranya memaksimalkan hidup sehat dengan pola kebiasaan dan pikiran positif.
Awalnya saya rasa hidup saya sudah on the line. Selektif memilih makanan dan minuman, rajin berolahraga, dan pikiran yg positif (ini masih pemula, hanya bisa berpikir jernih saat keadaan kenyang).
Healthy ain't that simply thought. Pelan-pelan memang. Selain masukan yg baik dari orang-orang yg memiliki contoh tersebut dan act for futher. Nha, mau gak mau nih, pemilihan hidup sehat serta 'berlabel' halal pun jadi pilihan utama. Jujur saya berani menyisihkan gocek lebih dalam untuk pemilihan produk halal dan alamiah. Hal ini sebagai apresiasi terhadap diri sendiri dan lingkungan. Karena memiliki hidup sih gak seegois menjaga diri sendiri juga.
Belajar dari seorang teman yg sudah memilih deterjen ramah lingkungan. Tanpa ada zat buih busa berlebih. Termasuk dalam kategori pemerhati lingkungan. Memang sedikit le…

Top Missing

Bu MamborKak Deby Aldin Sandy Kak Idham Pak Syarif Salaman Kak Dora Arista Panda Lisa Kak Alex Anissa Ayu Iin Mbak Nita Kak Vina Kak Afdhal Afni Momo Yongki Yamima


--Renotxa--

Titik

Kucing-kucing jantanBulan kemuning pudar-pudar Ranjangnya hanya terpenuh ujung Lotion miring....
Malam sepenggal kisah Kemarin, meng-aduh, biru Kerak-kerak nampak halus Fatamorgana..... Kata nenekku
Terlelap dengan bahagia Yang mata dan bahu saling belakang-belakang Tahu,kan?! Bahwa kabarnya, surga itu bisa berkomuni rt rw

Kita di kampung yang sama lagi?!.



--Renotxa--

Ibuku, Sunarti.

Assalamualaikum,
Baru saja aku menghabiskan makan siangku. Berjalan sebentar menyusuri rel kereta api. Berdiam sejenak karena matahari benar-benar membuat kulit dan amarah bisa menlunjak maksimal. Aku diam tiba-tiba. Tidak hanya aku saja di 'atas' rel ini. Dua orang berjalan ikut meyusuri karena memang hanya satu jalur saja yg kami lewati. Seorang ibu dan anak perempuannya berjalan menyusuri rel yg sama denganku. Sambil memayungi anaknya yg sedang membaca keras-keras lks bahasa Indonesianya. Ah... bahagia itu sederhana. 
Batinku...
Beda dengan kehiduapanku yg berketerbalikan. Aku belajar sendiri dimana kedua orang tuaku sibuk 'memayungi' orang lain di perusahaan besarnya. Ah.. mana ada aku tahu dan kenal bagaimana kelembutan kasih sayang orang tuaku. Mereka saja hampir tidak pernah datang ke rumah. Tiap hari, minggu, bulan, tahun. Ya, apalagi yg lebih maksimal dari tahun?!
Aku lebih senang diasuh Bi Sun. Para pekerja rumah yg selalu ada untuk melengkapi kehiduapnku. Ka…

Rain did it well

Yang terulang banyak.Yang sesalnya masih membekas. Yang bagian-bagian kecil sekarang menjadi istimewa. Maha Guru yg tersayang sudah memberi pengajaran tentang kesyukuran.
Hadist Qudsi :
"Manusia menyakiti Aku; dia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa, Aku-lah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti.” (HR. Bukhari no. 4826 dan Muslim no. 2246, dari Abu Hurairah).

Wassalam, Renotxa.

Nominal ini itu

Ampunilah penulis ini..... Nganu. Saya dan pemajang status ini. Saya menyadari, betapa dalam dunia bisnis memang susah-susah gampang walau banyak senangnya. Baik dari segi materi, waktu, dan tenaga.  Saya memahami bagaimana rasanya harapan akan kebaikan ekonomi yang berduet dengan kemampuan para konsumen yg bervariatif. Karena menjual banyak harga adalah pilihan yg ditawarkan dan pilihan yg bisa dipilih.
Ibu dari cerita di atas dan konsumen yg naudzubillah ini pastilah pernah dialami banyak orang. Termasuk saya. Tapi masya Alloh. Maha Guru saya, Alloh SWT  mengajarkan. Ketika masa menjadi konsumen beralih pada pedagang. Sangat terasa. Rasa memaklumi. Rasa berhati-hati dalam menjamu, menentukan harga, menjaga kualitas, dan terlebih menjaga hati agar tetap rendah diri dalam penuh kesyukuran.
Ya Alloh... Sebenarnya tiap kali baca status abang saya yg satu ini. Ketawanya gak berhenti membayangkan ekspresinya. *temanku y Alloh.
So, ya. Berbaik hatilah dalam menghadapi apapun kondisinya. Apapun …

Mulut sama hati.

Assalamualaikum,
Terkadang, belajar jujur itu lebih dekat dengan menyakitkan daripada susah. Ya, iya gak kalau kita lebih senang dikatakan baik tanpa celah kekurangan. Sehingga, kritik dan tuntutan bisa dihilangkan. Kasihan.... Ya aku, kamu, kita. Yang maunya benar melulu tapi enggan evaluasi diri.
Meremehkan keadaan, mungkin?! Kata salah seorang guru fotografi saya, "saya sedang belajar tentang hidup yang sampai sekarang belum kelar-kelar". Iya, hidup itu pembelajaran. Yang gak sembarangan Alloh memilih siapa saja yg berhak untuk punya hak hidup untuk bergembira di atas bumi. Ya aku, kamu, kita. Yang harusnya beruntung jadi orang-orang terpilih itu.
Ya jujur itu sendiri juga. Yang dibenci banyak manusia karena bohong sudah lebih dulu mengawali. Kalau boleh jujur. Kenapa tiap orang enggan menghargai dirinya untuk tetap menjaga hati?!. Berkata yg baik-baik saja mungkin?! Berpikir positif dimana semua orang berpikiran buruk?! Dunia ini mah sudah kehilangan banyak orang baik. Kalau …

Berburu Istiqlal

Assalamualaikum,
Malam lalu, ketika mata masih kiyep-kiyep karena kantuk, dan sakit kepala hebat karena hidung uda lebih mirip durian. Tetap masih blogwalking, tertemu postingan terbaru milik Mr.Sanders dengan berita terbaru yg bikin sakit kepala langsung hilang.
Mohon dibaca sendiri, sejatinya saya ingin ikut dalam urun karya begini. Tidak terpilih tidak mengapa. Yang jelas karena menyangkut kejeniusan Bapak ini, saya berharap bisa bertemu dengan beliau suatu saat. Dalam bukunya, mungkin?! :))) Email terakhir beliau beberapa bulan lalu memang sedang mencari berbagai macam partisipan untuk bisa dikumpulkan dengan karya-karya beliau. Saya berpikir kenapa tidak ke mesjid akbar surabaya saja ya. Kan dekat tuh dua jam dari malang. :p
Anyway, tolong sebarkan info ini untuk khalayak barangkali Bapak Sanders ini dengan senang hati memilih salah satu karya sahabat-sahabat sekalian. :)






Wassalam,

Kakak.... :(

Assalamualaikum,
Sahabat,  Semoga Alloh memberkati segala hal dalam bentuk kebaikan dan hati yg lapang serta kasih sayang yg tiada pernah berkurang.
Sangat lama saya merasa sangat bersedih karena perpisahan yg seharusnya (menurut seorang manusia) tidak pernah ada di bumi ini. Perpisahan (karena kata yg lain membuat saya lebih sakit ketika harus menulisnya) beberapa kerabat membuat saya sangat terpukul, bersedih. Campur aduk. Kalau saya bertanya kenapa dan mengapa tentulah hal yg tidak realistis karena kehendakNya jua yg tidak dapat satu kekuatan pun bisa mengubahnya. Bukan mau atas banyak orang terhadap hal yg sangat sensitif ini. Keturunan mungkin?! Ya.. Itu salah duanya. Bagaimana perasaan banyak anak kecil yg orang tuanya sudah tidak memutuskan hidup bersama lagi ;(.
I just read some words that there is a man mocking the woman whereas they loved each other at the beginning. :((
Setelah membaca, saya menangis sembari menyetir mobil dan berpikir mengapa hal ini bisa terjadi. Saya benci sis…