Langsung ke konten utama

Slurut

Assalamualaikum,

Pingin gitu ngerasain bungee jumping. Turun dari ketinggian 100m atau lebih. Kaki kegantung di atas kepala di bawah. Teriak kenceng banget. Lepas gitu 'nyawanya'. Semacam berkendara melewati jalan bergelombang. Nyuuuuut. Perut uda kayak 'hilang' aja. :))

Etapi, adrenalin seseorang itu bisa lho dikalahkan dengan keberanian. Aliran darah cepet banget ke jantung. Berdebar-debar. Seru itu kayaknya. Selain bungee jumping, paralayang, panjat tebing, hmmm.... yang super dari 'daratan' semacam ujian skripsi, mungkin?! :)) Setelah kecelakaan, mungkin?! Bisaaaa.....

Seperti beberapa teman saya yang menguji keberanian lewat camping ataupun backpacking sendiri. Hal semacam begituan memang gak mudah. Dalam finansial, keberanian, dan teman-teman. :))
Jadi, akan memilih yang mana untuk bisa meluapkan emosional kalian??

Aaaa.... jauh sebelum ada fasilitas dan game di wisata malam, saya sering tuh terjebak dalam ke-xtreman di Papua. Dikejar banyak anjing. Dari anjing item yang gedenya ya Alloh pake banget, sampai ngglundung dari bukit orang. Jatuh keseleo, sampai gak pulang-pulang karena si anjing diem di depan rumah. All that was thriller. Walau keimutan mereka juga gak pernah hilang. Namun dibagian hati saya yang paling dalam, terselip ketakutan besar. Seperti saat belajar bersepeda. Dan, si bleki yang gak tahu gimana caranya kok bisa lari-lari kearah saya dan. 'Bruuk'... badan saya sudah luka-luka. Berdiri menuntun sepeda sambil nangis gak jelas ngedumel nyalahin si anjing ke kakek saya. Beuh. Itu lumayan menguras banyak tenaga. Tenaga lari, tenaga mikir ini enaknya anjing ditimpluk atau dielus. Belum lagi, mikirin gimana perasaan anjing kalau saja katain "anjing lu". Kasihan, pemirsaah.

Bersyukurlah pada kebanyakan orang yang berani banget berhadapan dengan anjing ras apapun. Demi apa coba si anjing cuma diem aja. Giliran ketemu saya, diendus, diputerin-puterin badannya kayak saya ini api unggun. Dan akhirnya bukan malah happy ending. Lha wong berakhir kejar-kejaran sampai jatuh. Sampai.... nangis-kejer. Huluh....


(emang pada dasarnya saya takut anjing sih. Sekian.)



Yawislah,

Wassalam,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…