Langsung ke konten utama

Bumi kita ini

Assalamualaikum,

Agak risih juga dengan pemberitaan tentang pendemoan para ahli profesi. I mean, lots of them. Gak perduli pekerja apapun. My deep thought of all that, adalah berpikir bijak dengan berjalan baik sesuai prosedur yg ada. Realita yg kita hadapi saat ini adalah harapan ke arah baik. Dan cita-cita sederhana agar kita bersahabat dengan pikiran positif sangatlah mungkin. 

Tidak melihat satu hal saja, melainkan merangkul banyak aspek sebagai bentuk penghormatan. Tak mengapa demo, tak mengapa menggugat, tak mengapa bentuk solidaritas. Tapi, adakalanya memikirkan hal yg masuk akal. Dan yg tidak terlibat di dalamnya seperti saya contohnya, tidak semata-mata membela salah satu atau bertubi-tubi menyalahkan. Semua, selalu ada solusinya. Tidak semua profesi (dalam satu arahan tentunya) itu pelakunya buruk akhlak, miskin jiwa sosial. Saya menemui bahkan kenal dekat dengan berbagai macam profesi walaupun saya tidak dekat dengan pejabat. Tapi setidaknya mereka berbeda, mereka orang baik nan lurus jalannya insya Alloh. Jadi, sangat kasihan jika kita menyamaratakan semua orang dalam satu 'tatapan tajam'. Untuk saat ini, mengevaluasi sangat penting dilakukan. Tindakan brutal yg tidak hanya pelampiasan fisik, juga kerap kita lakukan. Contohnya?! Ketidakperdulian adalah bentuk misal nyata kita.

Ok, saya akan memberi contoh kecil. Saya, atau mungkin sahabat, pernah dengan lantang menghujat Pimpinan negara ini dengan royalnya. Namun di satu sisi lain, saya atau mungkin sahabat, mengutuk negara yg mengambil privasi Pimpinan kita ini. Ada tidaknya kebetulan, entah melihatnya dari sisi yg mana. Penyampaian kepada seseorang baiknya dilakukan dengan penuh keteladanan. Susah saya membayangkan. Tapi ada satu mimpi indah untuk semua manusia Indonesia bahwa kehidupan kedepan nantinya adalah kerukukan dalam mendukung, mengkritik, menegur dengan cara yg baik dan masuk akal.

Tentu, tidak lain karena kecintaan pada seluruh partikel yg ada di bumi peritiwi ini.

Begitu saja, semoga tidak ada yg saling menyakiti lagi. Aamiin ya.


Wassalam,
Renotxa.

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…