Langsung ke konten utama

Dibalik ketawanya orang (siapa tahu)

Assalamualaikum,

Kira-kira ya, bercanda yang sehat itu seperti apa ya? Sering banyak orang yang bercanda dan membuat orang lain tertawa lepas. Terlepas dari bagaimana 'bahagianya' tersenyum lebar, kita kadang banyak lupa tentang perasaan orang lain. Atau bahkan perasaan kita sendiri. Banyak yang mengatakan bercanda adalah hal biasa. Namun tidak banyak orang yang menyadari bercanda yang tidak 'sehat' adalah nama lain dari pendzoliman, Berat? Iya harusnya. Saya menyesal. Menyesal. Bilamana saya adalah tipikal orang yang humoris, Sering bercanda tentang diri saya ataupun orang lain, dan saat yang sama tidak merasakan hal-hal yang aneh. 

Era sekarang ini, yang paling sering terjadi, kebanyakan candaan terlontar dari kelemahan seseorang. Pengandaian yang menurut saya lebih ke arah pengejekkan. That was a big sadness. Kita lupa ya bagaimana cara menghargai perasaan. Buruknya (menurut saya), kita sering melontar kata maaf dengan. "sori, bercanda" atau "halah...cuma bercanda" yang notabenenya adalah dzolim itu sendiri. Gak enak dibercandain. Gak enak juga kalau tiba-tiba sadar sudah berapa candaan yang sudah banyak orang sakit hati. Ish.. Padahal ya, kita sendiri juga punya kekurangan yang mungkin lebih banyak dari orang lain. Pencapaian kita juga belum tentu lebih baik dari pencapaian orang lain. Atau mungkin ya, dengan candaan kita, asumsi doang tentang aib kita yang sebenarnya, kita sendiri yang dengan heboh buka aib kita sendiri di mata orang. Kayak apa? Iya.... suka bicarain orang. Ghibah atau fitnah yang seperti itu dan itu lah. Jelek banget astagfirullah. *nampar diri sendiri. 

Jadilah pribadi humoris yang tiap candaan bisa 'manfaat'. Ada gitu? Alhamdulillah... ada. Dari kerabat punya kerabat punya kenalan yang tidak bisa saya sebut namanya disini, yang tiap perkataannya selalu membawa kebaikan. Bahkan bercandanya beliau adalah nasihat. Itu... keren se jagat raya, pemirsa. 

Bercanda secara wajar saja, tidak menyangkut hal-hal negatif yang akhirnya sampai melecehkan. Atau yang merasa tersakiti mendoa diam-diam agar tercelakalah kita. Wallahualam.



Wassalam,


Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…