Langsung ke konten utama

Papua & all the things we had

Assalamualaikum,

Alhamdulillah ya Alloh... 
*teriak kenceng
*dalam hati
*takut dikatain gila

Akhirnya, setelah terpending beberapa waktu. Kakak tua (bukan burung) ini akhirnya sudah berhalal. Sodara sodara seIndonesia yang budiman. Kakak saya akhirnya bisa berkembang biak. Horee... Ponakan. (Penulis minta hadiah ponakan, red).
Dua puluh delapan juni lalu terselenggarakan akad nikah yang bikin haru satu badan. Iya. Emak saya kenceng gitu nangisnya. Yaa... menurut beta juga begitu. 

[Penulis ini sedang mengantuk sehingga tiang ia kira bantal]


Perjalanan bersama 14 anggota keluarga berlangsung rame. Layaknya arisan sembako sama sabun cuci. Pesawatnya alhamdulillah gapapa. Kita selamat. Yang excited memang pernikahannya plus kumpulan keluarga yang kalau digabungin bisa 2 RW. Eh, bisa 1 kelurahan. Persis seperti angan-angan saya. Acara pamit-pamitan (aduh, hal-hal yang bikin mewek banyak orang), iring-iringan, makan-makan (ini hasrat utama penulis lho). Tentu juga... Bakso Yapis yang terkenal itu. BIar kata orang-orang gak enak. Menurut saya enak karena memori masa kecil saya lho. Biar cuma mie sama pentol, tapi endul, maaaak. #ndak_perduli.

Juga tempat-tempat seperti Mac Arthur yang sebenarnya gak ada hubungannya sama McDon*ld. Itu akal-akalan saya aja. See, this beautiful view from 'above' was so awesome. 


[Yang panas-panasan]



[Mama-mama & Paman ini sangat begitu bersuka ria]
[Bisa lihat landasan pacu pesawat? Bagus ya?]



[Mac Arthur, bayangin bisa ngglundung bareng disitu]


[Paman India yg biasanya mengecek anak-anaknya]




[Tumpeng yg sama kok kayak di Jawa.Lha kokinya bawa dr Malang]




[Ini...menu andalan kampung Bapak saya. Saduran dr Arab made in Fak-fak, Papua]





[Sebelum berangkat ke rumah Kakak Ipar, Ini...keluarga Bapak saya. Penulis yg paling jelek sendiri]




[Hadrahan ini fav bangeeeet....alunan genderangnya kayak mau Perang Badar.Semua orang ini tangannya berdarah-darah lho]






[saat Mas Manten ke rumah calon istri & penulis kelihatan gemuk karena setiap hari makan Bakso.Percayalah]



Jadi, begitulah rangkaian paling menyenangkan selama satu minggu kemarin, teteman. Dan setelah ini, semoga kehidupan rumah tangga yang bersangkutan dan semua orang akan berlangsung menyenangkan dalam kesyariaatan. Gitu aja ya? Sudah ya?
Mau beli nasi uduk saya. Yaa..... dadagh.



Wassalam,









Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…