Langsung ke konten utama

Botol coret

Assalamualaikum,

Masalah yang sering terjadi pada lingkungan rumah Bapak-Ibuk saya adalah..... remaja-remaja abmoral. Kejam? Gak sebanding dengan perilaku mereka yang bikin sedih banyak orang. Ya, bukan hendak menjelekkan si A, B, atau C. Saya, bahkan kami warga setempat yang rukun damai pada dasarnya serba bingung dengan solusi yang tak kunjung-kunjung ada penyelesaiannya.
Begini pemirso, masalah yang kerap meresahkan banyak warga kami adalah, ada pemuda yang sering sekali mabuk-mabukan. Mereka tidak hanya melakukan pada malam gulita, saat magrib pun, pun ya Alloh, pun lho.... masih ada yang keteleran begitu. Yang lebih bikin sakit hati, kebanyakan mereka 'hang out' di tetangga depan rumah saya yang notabenenya ya... depan rumah Mamak saya. 

Gimana bisa? Ya.. bisa dong. Gaya sluyukan (<< opo iki?) mereka ala sempoyongan gitu kan kelihatan. Pernah sekali, penghuni rumah saya berkata (skenarioria), "Tadi malam ada yang minum-minum lagi. Paginya, didepan rumah si Mbah itu ada botol minuman keras banyak plus, (maaf ya) munt*han". Haduuuuh..... kesel ya, bo? Iya kesel sampai mau meluk tiang. Anehnya, beberapa pemuda kampung kami Itu pernah lho punya riwayat 'nginap' di hotel prodeo. Itu berarti yang harfiahnya mereka justru takut berbuat macam-macam. But they wasn't.  Lha...yang kasihan juga ya, ketika mereka asyik masyuk minum-minum didepan rumah warga, dan ibuk-ibuk warga si empunya rumah dengan halus menasihati, gak lama..rumahnya dilempar batu. Kasihan kan? Kios tetangga saya juga, sempat dirusak gegara menasihati si 'kerabat'nya ini. Kerabat lho... :(

Nha... untuk itu, sahabat. Solusi kami untuk saat ini, dengan sangu nomor polisi. Ketika mendapati mereka sedang durjana dengan air haram itu, cuz yuk telpon bapak-bapak intel. Yaa... simpel sih. Tapih, waktu adegan perkara, kami lebih banyak dikasih nikmat tidur nyenyak. Jadi... we wait for another right time. Padahal ya, yang suka minum cuma satu orang. Bawa temannya yang banyak. Padahal juga, daerah saya lingkungan religi lho. Serius. Gegara satu orang aja, bikin gak nyaman banyak keluarga, termasuk kucing-kucing liar. *nangisi pus.

Semoga gak terjadi di lingkungan pembaca ya. 

(mikir) coba saya ini spidergirl halah wis tuwek yawis Mulan Jameelah (tujuan nyasar).
Yawislah... kasihan pus-nya.




Wassalam,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…