Langsung ke konten utama

The Q

Assalamuaikum,

Tetiba saya ingat banyak orang melontar pertanyaan, "kapan menikah?!". Yaa... Tidak saat ini. Tahun lalu yg saya menerima banyak sekali pertanyaan orang2 tentang pernikahan. Awalnya biasa saja. Lama2 bosan juga. Hal-hal menyangkut pencapaian seseorang itu memang beda beda. Harusnya tiap orang paham betul itu. Namun... Masalah komunikasi sajalah yg terkadang membuat banyak orang terluka hatinya. 

Pernah gak :
Kapan selesai skripsi?
Kapan lulus?
Kapan punya pacar?

Hal-hal umum yg menurut saya ya.. Well, itu jadi ladang masalah orang lain. Yg perlu kita lakukan hanyalah mendoakan yg terbaik. Saya pernah kala itu. Saking seringnya jadi pertanyaan Seputar pernikahan, saya balik nanya. Kapan mati?! Kayak gitu dah pasti gak bakal bisa ada jawabannya. Pencapaian seseorang hanyalah perbedaan masalah waktu. Saya tuh ya... Bukan tipikal orang yg bertanya hal-hal yg sensitif kayak begituan. Sekalipun saya bisa membalikkan keadaan. Kapan sakit? Kapan punya anak? Kapan kaya? No no... Saya punya dunia sendiri untuk diurusi. :))

Sahabat saya bilang, pernikahan bukan ajang lomba-lomba. If i may ya.. Saya mau menikah muda. Sekarang mah... Uda tua. 27 tahun. Ahahaha... Tapiiih. Saya selalu berpositif sama Alloh. Kalaupun ada saatnya saya menikah nanti. Pastilah sekarang berproses untuk menyiapkan ilmu2 yg ada. Dan.  Alloh selalu menempatkan segala sesuatu pada tempatnya. Dan tiap manusia sejatinya sudah disiapkan untuk menghadapi ujian dari tahap ke tahap.

Just... Think positive.

Itu yg selalu saya tanamkan walaupun banyak yg gagal. Tapiii... Selalu mau berusaha. Walaupun saya lemah dalam hal fisik dan perasaan, walaupun saya bodoh dalam ilmu metafisika. Ya Alloh doa saya... Jangan lemahkan saya dalam mempercayaiMu dan jangan lemahkan iman perempuan gak berdaya ini. Andai saya bisa milih. Saya mau meninggal muda. Capek di dunia, mbak mas. Pintu maksiatnya banyak. Bukankah kearah Alloh salah satunya dengan mati? Lha bekalnya? At least saya berusaha, y Ahad. Terserah Alloh mau buang saya dimana. 

Udah ya... Sedang gak enak badan.



Wassalam,
Renotxa.

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…