Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2013

Kedatangan Bulan

Assalamualaikum,
Tadi malam berita supermoon ya? Iya.... Bagus dari sudut pandang rumah saya. Sedikit lebih besar ukurannya daripada fullmoon pada bulan-bulan sebelumnya. Sempat terkagum-kagum karena tidak biasanya si Bulan cantiiiik banget.
Click for source
Namun saya pernah lihat bulan supercantik seperti kira-kira 18 tahun yang lalu. Insya Alloh saat saya masih lucu-lucunya duduk di kelas 4 bersekolah dasar. Dulu, tepatnya saat masih tinggal di salah satu kota tercantik di Papua Barat. Manokwari. Sepertinya saat kejadian akan/sesudah tsunami. Saya lupa. Yang jelas dibagian saya masih lucu dan suka memanjat pohon. Kebiasaan "dating" berdua dengan Papa (kadang-kadang saya juga merasa aneh dengan penggantian sebutan Orang Tua. Tapi biarlah. Ini variasi, bukan basa-basi) seusai sholat Maghrib. Selain jalan bergandengan tangan ke kios terdekat untuk berbelanja chiki atau kacang ting ting, atau duduk berdua didepan rumah yang juga pembahasan topik..... Pak Presiden ataukah Plan…

Colours of ours

Assalamualaikum,

[Saya bukan hendak jualan celana]


Saya Orang Jawa, Saya Dokter, Saya Cleaning Service, Saya Buta, Saya Lumpuh Kaki, Saya Anak Kapolri, Saya Orang Madura, Saya Punya Apartemen, Saya BerIQ 550, Saya Orang Waikili, Saya Bermata Biru, Saya Komisaris, Saya Berkulit gelap, Saya Makan Calamari, Saya Pecinta Kadal, Saya Pesakitan Panu.
Apapun warna takdirmu, sahabat. Saling menghormati ya. :)
Ini yang saya dapat saat berkehidupan di Papua saat kecil. Tidak perduli apa-apa yang ada pada diri seseorang, kami tetap saling menghormati, menyayangi, mencintai. Apapun Agamamu, tempat tinggalmu, status Ayahmu, nilai raportmu. Kami tetap hidup rukun. Apalagi saat akan memasuki Romadhon begini. Tiap-tiap orang berupaya untuk menghidupkan kembali rasa keperdulian melalui buka puasa bersama, Sholat berjamaah, kegiatan religi bersama. Tidak saja Islam. Katholik, Protestan, Budha, Hindu. Semua berkumpul demi suatu kebersamaan yang saat ini jarang saya rasakan. Karena sedari kecil jika ada b…

Malam ya kamu

Assalmualaikum,
Iya... Kalaupun ada manusia yang gagal hari ini. Pastilah saya. Gagal sabar, gagal jaga hati bahkan gagal jadi orang baik. Well.. Iya juga. I'm not that good person indeed. Susah ya?! Iya susah. Sabar mah cuma teori. Itu kata otak kiri. Otak kanan menimpali. Sabar itu perbuatan hati. Tercermin dari senyum diri atau rumus epitologi sadar diri.
Susahkan?! Nyata-nyata jadi orang dewasa itu emang gak mudah dilalui. Mengutip iklan kartu seluler aja sih. Memang benar kata adik2 kecil itu semua. Tapi... Tunggu sampai kalian besar nanti, sayang. Semoga perkataan naskah tentang "susah untuk dilalui" sama sekali tidak kalian dapati.
Lalu mengapa harus sedih dengan kegagalan hari ini?! Toh tiap hari juga sama saja. Ya itu dia.... Besok, harusnya bisa banyak-banyak libatin Alloh. Harus bisa menanjak yang namanya bijak dan kepositifannya. 
Jadi hari ini ada apa?!  Ya ada... Tapi lebih memilih tidur dulu malam ini. Soalnya.....
(lalu tertidur dengan kaki membentuk angka 7) ?…

Setelah Kiblat datang sebentar

[Assalamualaikum]
Karena memoriku ada padu dengan dua dan tiga banyak
Yang kuingat...
Di depan Ka'bah terpinta untuk mereka surga Di bawah talangnya terucap untuk tiap mereka indah dunia Di atas bukit Rahma termesra doa untuk dia yg tak tahu sesiapa Di pelataran Raudah tergetar hasrat ingin menapaki saksinya Di ujung-ujung Safa Marwah terenggut energi nan nikmat luar biasa
Namun...
Kadang terlupa, diri sendiri tak terukir rumit doa Biarlah, andaipun sebagai yg terlupa Semoga kedua junjungan tetua terangkul dalam Rahmat kalamNya Biarlah ditaruh dimana Karena di atas kaki pijakan ini juga Holy LandNya, yang banyak manusia mengucapnya Jadi, berdoa saja Seolah tak perduli diijabah, pun tidak Karena wasiat Umar, pernah ia berkata : "Aku tak perduli apakah doaku terwujud atau tidak Sebab Dia pasti mengabulkan tiap kata, tiap doa"


Yang masih merindu Madinah memuncah Yang menangis saja masih malu-malu, Renotxa

괜찮아요

[Assalamualaikum]


Alloh sebaik-baiknya Pengganti
Alloh sebaik-baiknya Penghibur
Alloh sebaik-baiknya Penolong
Alloh sebaik-baiknya Pengobat
Alloh sebaik-baiknya Penyembuh
Alloh sebaik-baikya Teman Seperjalanan
Alloh sebaik-baiknya Tempat Sandaran
Alloh sebaik-baiknya Pelabuhan Terakhir
Alloh sebaik-baiknya Penutup aib
Alloh sebaik-baiknya Tujuan

Never meet You that so soon but this heart (period)




[Wassalam]

Harus punya teman sebelum mati

Assalamualaikum,
Sehat ya, sahabat?! Saya... Sehat juga alhamdulillah. Jarang2 bersyukur, sekalinya sakit, menyesal. Is everyone happy daily?! Semoga iya ya. Biasanya macam-macam cara orang untuk bisa bentuk kebahagiaannya masing-masing.
Pun tiap orang punya sese-beberapa orang sebagai tempat luapan ini itu. Saya.... Punya. Tiap ada kabar baik atau sebaliknya saya biasanya langsung ke sahabat saya ini. Walau jarang bertemu karena beda benua, saya yakin kemurnian hati seseorang bisa terlihat sekalipun kehadiran yg tidak dirasa di waktu bersamaan. Sadar akan kebutuhan sosial itu, tiap orang memang benar-benar perlu 'hiburan'. Hahaha... Pernah gak, ditemui teman atau sahabat lalu saling berdiskusi. Perhatiin deh gestur wajahnya. Drama puol ya... =)) *mendadak_jawa.
Iya... Ekspresinya itu lho. Sesipit waktu bicara hal senang-senang. Melotot saat menggebu-gebu. Tertunduk kalau bener-bener galaaauuuu banget. Luuucuuu maksimal.
Tapih... Adakalanya perkataan dapat digantikan dengan pelukan…

The Q

Assalamuaikum,
Tetiba saya ingat banyak orang melontar pertanyaan, "kapan menikah?!". Yaa... Tidak saat ini. Tahun lalu yg saya menerima banyak sekali pertanyaan orang2 tentang pernikahan. Awalnya biasa saja. Lama2 bosan juga. Hal-hal menyangkut pencapaian seseorang itu memang beda beda. Harusnya tiap orang paham betul itu. Namun... Masalah komunikasi sajalah yg terkadang membuat banyak orang terluka hatinya. 
Pernah gak : Kapan selesai skripsi? Kapan lulus? Kapan punya pacar?
Hal-hal umum yg menurut saya ya.. Well, itu jadi ladang masalah orang lain. Yg perlu kita lakukan hanyalah mendoakan yg terbaik. Saya pernah kala itu. Saking seringnya jadi pertanyaan Seputar pernikahan, saya balik nanya. Kapan mati?! Kayak gitu dah pasti gak bakal bisa ada jawabannya. Pencapaian seseorang hanyalah perbedaan masalah waktu. Saya tuh ya... Bukan tipikal orang yg bertanya hal-hal yg sensitif kayak begituan. Sekalipun saya bisa membalikkan keadaan. Kapan sakit? Kapan punya anak? Kapan kaya? No n…

Angan-angan miber

Assalamualaikum,
Tiap ke bandara, kayak saat ini ya. Saya selalu ingaaaaaat yg namanya Papua. Selalu ingin pulang lagi kesana.  Apa sebab?! Saya dan Papua memang tidak bisa benar2 terpisahkan. Ada darah Papua dari Papa saya. Dan lainnya hasil percampuran luar biasa dari emak saya.
Pertama kali, ingat waktu pertama kali naik pesawat saat umur 6 tahun. Dari Bali dulu transitnya kalau ke Papua. Bukan Makassar. Saya duduk di jendela bareng Papa. Karena katrok luar biasa. Waktu mendarat saya pikir kita mainan mobil-mobilan. Lhaaa... Bayangin mobil ana emang kecil banget. Dengan santai juga Papa bilang kalau 'rumus' terbang itu begini dan begitu. Seru aja. Bukan karena naik pesawatnya. Tapi karena keluarga kami lengkap. Yess.. Whener or whatever it takes, while it still together with, i don't care ya. Iya... Asal ada Papa-Emak-Mas-Adek. Udah itu cukup. 
Kalau saja ada satu kata aja yg bisa menggambarkan kenomadenan kita saat itu. Pastila itu wisata keluarga. Papa seorang pegawai yg …

Everybody should be happy

Assalamualaikum,

Semua makhluk di bumi ini sehat ya. Iya... sehat. Gak ada yg sakit ya, ibu-ibu. Semoga postingan petualangan saya di Pasar Bringharjo, Jogjakarta ini jadi obat penenang-kangen saya dan semua pembaca yang sedang dalam keadaan apa saja. Ya.. kita mulai saja.
Perjalanan pertama yang menyenangkan disamping... membeli es cincau. #iyahedeuh

Tahu kan ya ini buat apa?  Buat masuk angin ya, booo.
Mangewuuu.....!!!!!!
Pin ya? eh..iya barangkali.
Duwek Mbah-mbah mbiyen
Duwek (maneh)
Ini....tebak buat apa? bikos ai don nou.
so what else it is?

Ya Alloh ampuni hamba-hambamu yang gila ini. Tidak menahu ini barang dan penjualnya mengerikan. :))
Le'Jo...dalam bahan keras.





Dan Foto terakhir adalah foto favorit saya. Karenaaaa.... Saya suka radio tua (tapi gak dibagian mendengarkan). Etapi, saya ingat. Dulu saya pernah masuk radio, bernyanyi bersama sekelompok anak-anak kecil yang tergabung dalam kelompok belajar mentari dari TK Tunas Bangsa (lhoo.. masih ingat saya). Kami bernyanyi, gemetar, m…

Yang baru nanti

Assalamualaikum.
Beberapa hari lagi, sahabat. Saya akan pergi dari rumah. Iya.. Saya sudah tidak tinggal dengan orang tua saya lagi insya Alloh. Menikah?! Ooh.. Belum. Tapi mendiami rumah saya sendiri. Alhamdulillah. Setahun lebih saya menunggu prosesnya sampai hari ini dan tinggal menghitung hari saya sudah tidak menetap dirumah Emak saya lagi. Deep sad, huh?! Iya. Saya tidak pernah hidup terpisah seperti kakak-adik saya yg sudah mandiri lebih dulu. Sekarang, giliran saya. It's only 300m that far from Ma. Iya... Menye ya. Dekat banget sama rumah Mamak. Yang hilang apa y?!  Aaa... Timbangan berat badan gak ada. Mong-Ale-Lea-Burung kakak tua-Koi juga bakal gak ditemui tiap hari. Bunyi gerojokan air tandon kalau penuh juga bakal gak terdengar lagi. 
Tapiiih... Saya berdoa, bismillah. Semoga kehidupan saya lebih bermanfaat sejak pindah ke 'papan' saya yg baru ini. Aamiin. Semoga saya bisa jadi tetangga yg baik, yang tahu caranya menjadi tuan rumah-tamu yg baik dalam ilmu islamiy…

Hijab gak salah kok, sis.

Assalamualaikum,
Perempuan berhijab pada dasarnya sama saja dengan yang tidak berhijab. Sama-sama perempuannya. Ya, saya sudah melalui keduanya dan sekarang saya menasbihkan diri untuk 'menyenangkan' Alloh dengan memutuskan untuk berhijab selamanya, insya Alloh. Tidak mudah memang. Saya termasuk tipikal orang yang mudah terpengaruh pada mulanya. Namun, semakin kemari (sebelum benar-benar berhijab), saya merasa perlu melihat Alloh dari segimana saja yang saya 'lihat'. Gini deh, saya baru masih seumur jagung tuh dalam berhijab. Lima tahun. Yang datang pada 2 Romadhon kala itu. Dan pengalaman seru sudah saya Alloh beri sejak pertama kali memakai tudungan ini. Akhir semester perkuliahan kala itu, saya bekerja sebagai reporter. Nha...dan pada saat itu pula awal-awal yang dirasa mungkin kebanyakan perempuan yang berkerudung tutup. Panas boooo....gerah. Iya gerah. Beruntunglah kalian wahai para lelaki. Tidak perlu memakai rok, high heels, gincu dan lain sebagainya yang saya …

Sebelah

Assalamualaikum,
Ngomongin proposal hidup. Ah... jauh banget rasanya tema ini. Dosa si penulis ini lebih banyak dari manapun. Jadi apapun isi proposalnya, gak jauh-jauh dari penghapusan dosa. Karena itu yang bisa dia minta. Walau malu untuk minta. Dan memang harus meminta. "Saya ingin ini, ya Alloh. Saya mau itu ya, Alloh". Ah(lagi)... karena dari mengaji barusan. Ada PR besar dalam diri banyak orang mengenai Alloh itu sendiri. Bodoh sekali, perempuan ini. Saking bodohnya, berharap saja tidak mampu. Mungkin jawabannya tidak dalam renungan saja. Bisa dari rumah, bahkan kamar sendiri. Ah.. iya lagi. Membayangkan saja mungkin rasanya tidak pantas.
Alloh itu.... :(
Menangis itu bisa jadi bukan jalan keluar. Atau bisa sebaliknya. Kalaulah hanya direnungi saja, kapan tugas tubuh dan hatinya? Kapan pula perbaikan nyatanya? Manusia lagi jadi pertimbangannya. Bukankah hidup dengan nahkoda orang lain akan sangat menguras segala hal? Mencinta diri itu mudah. Kalau kata penyakit hati bi…

...........

[Assalamualaikum]

I thought i was dying to be a good someone
Trying this & that, mix & max the good one or even the best i've had done
Dark becomes gray, then comes to ashy, and higher to be the white one
It's only my wish, sweety
During uncertainty, i lean this wounded things to the Greatest One
Him... who is the most Healer i've ever known
And the thing itself

Those efforts still ruining my saddle
I've come so far to fix my wickedness
Is there any chance to reach my stead

I hope all the things walk in the good times
Ain't that hardest achievement
It's a simple word, simple phrase, and simple DO

So that everybody stays right

Yes... stay right.



[Wassalam]

Sisipan barusan

Assalamualaikum,
Merasa sedih banget dengar berita sana sini tentang ekploitasi perempuan di pekerjaannya. Terlepas dari fakta yg benar atau tidak, masalah ini juga sama seriusnya dengan berita gadis korban pemerkosaan yg ada di India beberapa bulan yg lalu. 
Di tempat kerja yg bergengsi, wajah menarik, pola pikir dan kata yg mumpuni didapatlah jabatan yg baik sekali. Namun, ada kan beberapa perempuan cantik yg dipecat hanya karena dia terlalu cantik, seksi atau segala sesuatu fisik yg dia punya. Well well... Gak adil ya?! Iya... Upaya untuk berpakaian sesopan apapun tetap saja jadi pergunjingan sendiri. Komentar pun bermacam-macam. Dari atasan sampai para relasi punya gambaran berbeda2 yg ujung-ujungnya akan memberhentikan si mbak-mbak cantik ini.  Ya... Lain lagi ceritanya bila si perempuan jadi tebengan tamu-tamu atasan. Alih-alih jadi manager hiburan. Hal-hal yg buruk pun bakal jadi hal yg serem banget untuk dibayangkan. Naudzubillah. Kasian.
Rupawan rupawati itu anugerah Alloh kan?! …

Bapak

Assalamualaikum,
Sang Kakek menggendong si penulis yg masih belum tahu  gimana caranya pake sumpit apalagi pakai kamera
Tiba-tiba saat ini tadi saya tidak jadi tidur karena teringat almarhum kakek saya. Bapak Sihab, kami memanggilnya begitu. Meninggal 14 tahun yang lalu. Masih ingat dalam benak saya bagaimana beliau yang begitu baik dan halus dalam berkeluarga juga bersosial. Jujur, tetiba saya bisa merasa galau bila rindu pria tampan ini. Haha... Sudah tua pun beliau masih terlihat tampan (menurut saya). Tidak pernah marah, bahkan pria paling diam yang pernah saya kenal seumur hidup saya. Dari kecil sampai beliau mau meninggal (kala itu saya masih duduk di bangku SMP), saya hampir jarang makan dengan tangan saya sendiri. Iya, manja memang. Badannya aja yang besar, tapi takut kecoak, dikit-dikit lari kalau ketemu cicak. Phih.
Ingatan saya kembali sepeninggal beliau, tepatnya saat hari kepergiannya (ini efek nonton 40 hari meninggalnya Uje sih) saat itu. Sepertinya saya pernah mempostin…