Langsung ke konten utama

Duduk dulu, saya mau cerita

[Pada halaman 1]

Assalamualaikum,

Bulan lalu saya mendapat kesempatan pergi ke Tana Toraja. Tanah yang masih ada di Indonesia. Yang hanya beda suku dan bahasa saja, namun tetap eksotik. Saya dan keluarga memang sangat menyukai penjelajahan (anggap saja ini istilah lain dari berlibur).

Perjalanan yang kami tempuh 10 jam dari Makassar dengan kendaraan roda empat ini merupakan perjalanan yang sangat menyenangkan. Disamping mencicipi kulineran (ah iya... sudah biasa. Paling juga terusannya bikin ngiler pembaca)......**hening**. Gini aja, langsung saja pada wisata pemakaman yang terkenal itu. Tongkonan. HIyaah... Ini mah nama rumah khas Toraja. Rumah yang menurut saya unik karena pintu masuknya di atas ya. Bukan di bawah. 

Lalu, Perkuburan tebing Gua Londa. Yang sering kita dengar bahwa peti-peti jenazah itu ada di dinding tebing yang tingginya bisa mencapai 10-20 meter. Seru,boo..... Masuk ke gua yang di dalamnya memang baru ada peti jenazah. Baunya memang khas ya. Gak usah dibayangkan. Gak mudah memang mengerti tentang bau-bauan gini.Say berani lho... masuk  ke dalam sama guider kecil yang berumur 8 tahun. Alkisah memang tiap jenazah dibuatkan replika patung. Biasanya untuk kalangankelas sosial tinggi. Bahkan ada temat khusus seperti rumah yang isinya jenazah khusus keluarga. Ini baru bisa Bayangkan, jaman dulu peti-peti jenazah itu siapa coba yang angkut dan tanam di dinding tebing? Nah,menurut cerita, Si jenazah ini di jampi-jampi (mejik, red) dulu  agar bisa jalan sendiri, menaiki tebing sendiri. Serem sih. Lainnya, bila ada keluarga atau orang-orang sekitar yang memanggil nama si jenazah ini, mendadak ilmu magisnya hilang dan si jenazah ini jatuh. Wiih...

Walau cari makan yang halal disini rada susah ya, tapi jangan khawatir. Tetap ada warung-warung makassar yang bisa dicicipi kualitas makanannya. Jadi... Saya juga bingung bagaimana meneruskan cerita ini. Just enjoy these picture....


(Please jangan lihat seremnya ya)

 (Replika para jenazah-jenazah tetua)

(Perhatikan, semakin naik tangga selanjutnya semakin tinggi)





(masih akan sambung menyambung)......



Wassalam,



Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…