Langsung ke konten utama

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,

Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.

Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, buat sebagian orang yang membaca ini ketawa-ketiwi. "Masak gitu aja gak paham". Babah !!

Thank You God for creating Browser. Akhirnya tertemuilah perbedaan yg selama ini saya rasa semuanya sama saja. Nha... pentingnya mengetahui ilmu perdapuran ini adalah untuj memahami bagaimana hiudp sehat kedepannya. Paham maksud saya? Bukan masalah kedudulan saya lho ya. Ini dia kutipannya.

"Mentega terbuat dari lemak hewan. Tekstur mentega sangat lembut di suhu ruang, wangi susu, mudah meleleh di suhu hangat. Warnanya kuning pucat (lebih muda dari margarine). Di pasaran (di Indonesia) tersedia dalam merk-merk antara lain Orchid, Wysman, Elle".

"Margarine terbuat dari lemak tumbuh-tumbuhan (nabati). Teksturnya lebih kaku, stabil di suhu ruang (tidak mudah meleleh). Warnanya lebih kuning dari mentega. Di pasaran (di Indonesia) tersedia dalam merk Blue Band, Simas, Palmboom, dsb".

"Butter berasal dari cream (susu). Biasanya kandungannya hanya cream dan salt (untuk salted butter). Karena bahan dasarnya cream, maka bila disimpan lama di suhu ruang akan lumer".

"Roombotter berasal dari bahasa Belanda, adalah mentega juga. Tetapi di Indonesia orang biasanya mengistilahkan roomboter untuk jenis mentega dalam kaleng yang wanginya cukup kuat. Room (baca: rooom) itu artinya sama dengan whipped cream (orang Indonesia biasa menyebutnya kepala susu). Kalau roombotter artinya butter yang terbuat dari kepala susu, butter ini jauh lebih creamy daripada mentega biasa. Roombotter tidak ada hubungannya sama sekali dengan Rhum (baca: rum). alau orang Belanda bilang Rhum ya rhum juga, bukan room. Muslim di Belanda biasanya mengkonsumsi roombotter (roombotter ini juga biasanya tidak pakai emulsifier, jadi aman untuk dikonsumsi. Sudah dikatakan halal untuk dimakan sama community disana)". Sumber : Dapur Punyaku

Demikianlah....Demikianlah.... dari ketidaktahuan menjadi tahu dan semoga tidak sok tahu.


Wassalam,

Postingan populer dari blog ini

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…

Cerita yang masih disana

[pada bagian kedua]

Assalamualikum,
Ya... melanjutkan  jelajah pulau seberang ya. Hari terakhir di Makassar saya baru bisa pergi ke suatu benteng yang terkenal di sana. Namanya.... Fort (haiyah, benar-benar lupa). Intinya setelah bertahun-tahun saya sambang ke Makassar baru kali ini bisa menapakkan kaki disana. Benteng yang terletak di pinggir pantai ini luar biasa indah. Mengapa? Karena pemerintah benar-benar menjaga dan merawat bangunan ini. Ini hebat. Banyak kan peninggalan sejarah yang tidak terawat oleh pemerintah maupun masyarakat. Padahal saksi bisu itu merupakan bagian kenangan dari para pahlawan ya. Yaa.... kebanyakan dari kita memang kurang dalam menghargai sejarah ya. Sekarang sejarahnya malahan musik barat atau korea kan? Hayoo ngaku.
Mari cuz saja kita keliling benteng bagus ini, yuk.
Bagian pilar-pilar yang masih lama ini berdiri gagah
Bagian bersih dari tiap sudut merupakan kebanggaan dari benteng ini
Salah satu peninggalan dari masa lalu ya. Itu...apa bacanya?

Kan kan? Say…