Langsung ke konten utama

Ijinkan Allah masuk ke hatimu, kawan.

Assalamualaikum,

Pernah berpikir bahwa saat menghadapi suatu masalah, dalam batin kita menghadirkan kebaikan serta kepositifan? Kita undi. Ya.. Kita undi. Setidaknya tiap kita punya kesempatan 50-50 untuk hitam dan putih. Dalam perbincangan pagi tadi dengan seorang teman, bahkan menyambung dari ceritanya tadi malam. Saat diantara kami punya pemikiran tersendiri tentang masalah yang sedang kami hadapi. Makin lama pembicaraan kami jatuh pada, "Bagimana menempatkan Allah pada tempatNya?". 

Ya, paling tidak hal ini membuat kami tersenyum malu (rupanya). Saat kami merasa bisa menghadapi tiap masalah yg ada, lalu tiba-tiba berada pada titik resah luar biasa. Pandangan itu tak jauh jauh dari, "Kemana Allah?". Kami lupa, saat seharusnya Allah adalah tempat mencurahkan segala sesuatu. MenempatkanNya untuk segala situasi bahwa sesungguhNya, "Aku ada dan mintalah, mengadulah" menjadi kalimat sederhana untuk menggambarkan perhatianNya. Kita terlalu sibuk memikirkan masalah kita. Kita lupa "apa " yang menguatkan kita pada akhirnya. Bukan suatu kebetulan Allah menyituasikan kita di waktu dan tempat kita saat ini tiada yang lain karena suatu tujuan. Dia tak hendak membuat kita menangis, lemah, bahkan sakit. Namun Dia hendak mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang kuat, ikhlas. Simulasi kecilnya adalah, saat kita terjatuh, "Tangan" Allah sudah siap didepan kita. Tinggal bagaimana kita menjemputNya dan dituntun untuk berdiri dan berjalan. Ataukah, kita biarkan saja dan sengaja tidak menahu, secara egois kita mampu berdiri sendiri. Bukan..... Allah tak begitu.

Kalau saja saat menghadapi ujianNya kita mampu dengan ikhlas mengingatNya dengan berpikir baik padaNya. Mungkin hal itu cukup baik dari awalannya. Lalu selanjutnya, berusaha dan menjadi pendoa adalah bukti kesantunan terhadap etika keagamaan (secara universal) yang ada.

Semoga...semoga...semoga segala hal yang terjadi dan yang ada didepan kita dapat dilalui dengan baik oleh tiap insan yang ada.




Wassalam,


Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…