Langsung ke konten utama

Bercuap caup

Assalamualaikum,
 
Menggauli pendapat menurut saya adalah hal yg perlu kita utarakan dalam sesuatu hal. Tidak usah terlalu banyak. Reaksi aksi fisik pun bagian lain daripadanya. Selama ini saya sering berpendapat. Ya, dari kebanyakan orang lain yg juga melakukan hal sama. Hanya saja, semakin kemari. Saya sedikit mawas dengan esensi pendapat itu sendiri. Saya "menemukan" tema renungan itu pagi ini. Saat perut saya sudah terisi sarapan sereal dan susu coklat sachet-an. Yang kalau di nominalkan bisa mencapai 3000 IDR saja (lha...bisa panjang ini).

Dan kalimat itu merujuk pada "janganlah su'udzon mu di anulir sebagai pendapat". Jujur, ini untuk saya pribadi. Hal tersebut saya kaitkan dengan sikap manusiawi saya yang mengatakan bahwa tiap insan sedikit banyak pasti ingin dikatakan benar secara utuh. Well well gombel, saya rasa berkependapatan adalah hak bebas tiap bernyawa. Salah atau benar pun akan dikembalikan lagi kepada yang bertautan.

Terkadang kadar ironi dalam diri saya ini bisa mencapai 1000%. Merujuk pada ke-suud'zonan itu sendiri. Sebebas apapun saya berkomentar. Semaksimal apapun saya katakan bahwa saya berproses pada positive thinking, tetap saja, ketika saya mengatakan hal "diluar kebaikan" pada suatu hal dan menyadari bahwa hal tersebut adalah hal yg sama sekali tidak saya ketahui. Maka saya adalah orang yang secara tidka langsung telah mengkhianati semangat saya sendiri. Ironi kan? Iya, khilafnya terus menerus. Bukan berarti pendapat yg tidak baik itu tidak boleh. Terkadang memang selalu ada penilaian plus minus kan? Tapi sejauh ini, sungguh, saya menulis topik ksli ini untuk diri saya sendiri, bahwa prasangka itu pun harus dibijakkan. Sekalipun tidak banyak berimbas pada yang bersangkutan. Tapi pembentukan karakter diri adalah bagian penting tiap kita yang akan dipertanggung jawabkan. 

Jadi sepertinya, saya harus banyak mengaji lagi ini. (semangat 1986, semangat kelahiran)
Use your thought & words wisely, best friend.



Wassalam,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…