Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Juli, 2012

Tertawa yuk

Assamualaikum,
Hari ini di ruang berkarya. Seluruh manusia berjumlah 7 orang, namun saat itu hanya tersisa 4 orang. Ada saya, mbak Pun, mas @n, dan mas Top. Suasana hening seperti biasanya. Mengingat sedang berpuasa, mungkin kami semua sedang menikmati ramadhan. Ya, anggap saja itu hal termulia yang bs kita lakukan selain melipat amplop dari kertas bekas. 
Sesaat kemudian, mas Top memutar sebuah lagu. Lagunya sama sekali tidak familiar. Selain diiringi musik gendang, gambaran kelompok Sagita juga masih teringang-ngiang. Belum hilang rupanya kharisma tek-tek-tek-tek-jos dalam ingatan para pemirsa. Selepas lagu dimainkan, mbak Pun nyeletuk. Gatal rupanya hasrat untuk mengomentari lagu yang entahlah dengan sengaja atau tidak, menjadi cobaan tersendiri bagi kami, para pelaku puasa.
Begini nih ceritanya :
Mbak Pun : Ya Allah Top, suasananya kayak di pasar besar lantai bawah yo? Mas Top : Yoha. Saya dan Mas @n : (Tertawa dengan khusyuk). Saya : Oke oke.... beli hanger dulu dah. Sama VCD ba…

Nitip, dong !! (versi digital)

Assalamualaikum,
Pagi ini, iya ini masih pagi. Saat kehobian blog walking mendapat kesempatan untuk dilakukan. Entah dari blogger mana saya mulai, Mungkin dari blog si itu si ini. Pokoknya saya menemukan hal yang baru. Lucu sih menurut saya, karena idenya yang gak sedikit banyak bikin saya senyum-senyum sendiri. Lahir dari ide sederhana dan kekesalan seorang pelajar Indonesia yang terdampar alim di negeri orang. Lalu berkumpul dengan beberapa pelajar Indonesia lainnyaa, maka muncul lah blog ini. 
Saya belum mengerti betul bagaimana cara kerjanya. Tapi saya berfirasat cantik, barangkali blog yang akan saya rekomendasikan bakal berguna. So, Let's check this video tape.

Yaaa, barangkali ada yang mau nitip  lipstik atau kamera lomo. Apa aja insya Allah semoga jaringan membernya semakin banyak. Harus diingat, bahwa modal utama dalam transaksi ini adalah kepercayaan. Seperti kita mempercayai nasi akan mengenyangkan kita. 
Okei,  buat referensi saja. Bilakah ada kerabat, teman, Bapa-Ma…

Bentuk hati

Ini tentang rasa
entah kau sebut apa, namun kebanyakan orang mengatakannya mencinta.
Dari dasar cinta kah?

Sejak kecil, yang aku ingat, aku menerima segala cinta.
Pelukan, kecupan, gendongan, apapun yang menurutku indah.
Beranjak tumbuh, tugas cinta ku bertambah. Memberi cinta.
Yang aku ingat, setiap orang yang tertawa atau pun tersenyum, pastilah ia sudah diberi cinta.

Semakin bertambah jam usiaku, "beban" cinta itu semakin banyak.
Yang aku ingat, banyak orang mengajarkanku bagaimana dengan ikhlas memberi dan menerima cinta. Dengan ekspresi atau tidak, cinta itu semunya teruas lebar.

Sampai saat ini, sedikit banyak aku menggumuli cinta dalam rumusan.
Tahapan yang sudah terlalui atau bahkan ku kiaskan untuk masa mendatang.
Yang aku ingat, setelah menerima, memberi, ada jua menjaga.
Ya, menjaga agar sebentuk cinta tetap indah.

Namun.....

Sesiapa atau apa-apa yang tersorot, akan punya pemetaannya masing-masing.
Biarlah, rumusan ku tetap sama.
Hingga suatu saat nanti, saat ban…

Sinau di kedai.... #Malangan.

Assalamualaikum,

AlhamdulillahalhamdulillahAlhamdulillahalhamdulillahalhamdulillah.
 So...how many alhamdulillah do you read? If my mind wouldn't stop what i just wrote, then i'd do continually. Yaiy. Menari kita.... Bernyanyi kita.... Koprol juga..... Kayang juga..... (edisi sirkus). I was so happy to live this day (and now my happy is growing big and more). I couldn't believe what God has sent me a very cute thing for hours ago. Well... it looks like i'm gonna tell you about a big matter. Siap-siap bawa wedangan. Gorengan, teh hangat, ketan bubuk, mendoan. Uhuuuuu.....
 Here there is. When i and my cousin went to Simpang Wilis, where there was a School of Photography that i wanted to enjoy it. The school itself be located in one building (the same building with another spot). The school was on the second floor and the first floor can be found a library. Well, the school is closed by the time i arrived. So i dropped in the library enjoyly. The name of that cozy place wa…

Halo, kamu.

Seraya satu dari ke dua belas hitungan bulan yang ada. Sebar semerbak kilau mayanya nampak jelas di ujung manapun di belahan bumi ini. Banyak yang di nanti. Saat para perantauan datang silih berganti menjadi satu pasti. Ayahmu, Ibumu, Kakak Adik, bahkan kerabat jauh senantiasa mempunyai waktu di jam mereka yang terpatri satu.
Ia tidak hanya menyatukan qalam Illahi sebagai kunci pembuka pintu surgawi yang lain-lain. Ia juga perekat yang saling benci hingga yang saling mencintai. Ia tak hanya beda dari arti, namun pria termulia pun tak enggan mengistimewakannya begitu berarti. 
Suka cita, bahagia, tangisan syukur. Kalaupun ada yg bersedih, pastilah karena tak bersama yang terkasih di hari-hari yang kita semua nanti. Walau banyak yang berbeda. Awal mula bahkan akhir. Biarlah, hati ini cukup memantaskan diri sebagai insani yang senantiasa menyambut dengan ikhlas diri. Dengan rendah hati memohon ampun, mengharap malam berkah di tiap puncak gelap. Terandai mendapat lebih dari tingkatan suj…

"Aku bahagia, Rabb...."

Assalamualaikum,
Saya merasa ditahun hidup saya saat ini, saya punya banyak cita & harapan. Yang terkadang saya suka tertawa sendiri, ternyata di tiap umur yg bertambah, keinginan akan kebutuhan mudah berkembang biak. Jangan dibayangkan seberapa besar keinginan saya, yang jelas, saya sekarang berusaha untuk menggapai apa-apa yang merupakan minat dan insya Allah menjadi kemampuan saya. Bukan wish list yang saya bagi di sini. Duluuuuuuuu (hitung huruf U nya. Tiap U menandakan 1,3 tahun. Nha lho.) saya melakukan banyak hal. Saking banyaknya sampai saya lupa apa saja kala itu yang sudah saya upayakan. 
Merujuk dari beberapa kalimat diatas, menjadi bekal tersendiri untuk saya di masa saat ini. Begini, saat saya masih di "setir" oleh banyaknya ilmu baru, saya merasa Keyakinan untuk bisa itu besar. Berbeda dengan sekarang. Hal-hal yang sekarang saya kedepankan adalah Ketulusan hati. Mengapa? Coba googling >:) . Sebab saat saya merasa bahagia dengan apa yang saya perbuat, ma…

Bercuap caup

Assalamualaikum, Menggauli pendapat menurut saya adalah hal yg perlu kita utarakan dalam sesuatu hal. Tidak usah terlalu banyak. Reaksi aksi fisik pun bagian lain daripadanya. Selama ini saya sering berpendapat. Ya, dari kebanyakan orang lain yg juga melakukan hal sama. Hanya saja, semakin kemari. Saya sedikit mawas dengan esensi pendapat itu sendiri. Saya "menemukan" tema renungan itu pagi ini. Saat perut saya sudah terisi sarapan sereal dan susu coklat sachet-an. Yang kalau di nominalkan bisa mencapai 3000 IDR saja (lha...bisa panjang ini).
Dan kalimat itu merujuk pada "janganlah su'udzon mu di anulir sebagai pendapat". Jujur, ini untuk saya pribadi. Hal tersebut saya kaitkan dengan sikap manusiawi saya yang mengatakan bahwa tiap insan sedikit banyak pasti ingin dikatakan benar secara utuh. Well well gombel, saya rasa berkependapatan adalah hak bebas tiap bernyawa. Salah atau benar pun akan dikembalikan lagi kepada yang bertautan.
Terkadang kadar ironi dalam…

Dearest Family...

Assalamualaikum,
Akhir-akhir ini saya rindu seluruh anggota keluarga saya. Maklum, Papa-mas-adik saya memang menyebar di seluruh tempat di Indonesia. Tinggal lah saya dan Mama di Malang. Terkadang, banyak hal yang saya lewatkan. Bahkan, terlupa menanyakan kabar yang hampir tak sesering dulu. Kesibukan antar kami memang menjadi faktor utama. Dahulu, sawal waktu saat satu persatu para anggota keluarga ini pergi. Rasa-rasanya berat sekali. Entah berat dimananya. Kehadiran ternyata menjadi pengaruh penting dalam keluarga. Sekalipun tak sering bersua, kehadiran adalah kode "baik-baik saja". Saya iri dengan kebanyakan teman-teman saya yang sampai menikah saja mereka masih bertemu dengan keluarga mereka. Berada dalam satu kota bahkan lingkungan rumah yg sama. 
Namun sungguh, Allah punya rencana lain yang tidak saya duga. Setelah beberapa lama hidup terpisah seperti ini. Hal yang paling sering tak terduga adalah perubahan ke arah kebaikan. Ya, secara tidak langsung, kami sudah beru…