Langsung ke konten utama

Rauf, kancaku. =))

Assalamualaikum,

It's been  a long time no post ya, sahabat. Saya menyadari kerinduan banyak orang akan membuat pola pikir yang tidak menentu. Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan salah seorang teman saya. Teman SMA saya. Namanya Rauf Mega. Saya masih ingat. Karena dari kelas 1 sma saya sudah satu kelas dengannya. Perawakannya yang tinggi kurus dan sedikit ikal membuat banyak orang pasti mengingatnya. Kekocakkannya adalah salah satu modalnya bersosialiasi. So, kemarin, di salah satu gedung rektorat universitas itu (itu dimana?pokoknya disitu) di lantai 7, setelah keluar dari lift, saya secara spontan senang sekali menyapa teman saya itu. 

Secara formal, setelah  diucapkan, adalah pertanyaan kabar. Namun saya dengan sigap bertanya, "Rauuuuf, masih sama kah tanda tanganmu?". Dengan muka ingin mengigit saya, rauf jadi tertawa. Dia tahu saya sangat mewanti-wati tanda tangannya saat sma. Dimana saat itu ada salah satu tugas sekolah yang mengharuskan tanda tangan seluruh mahasiswa. Dan Rauf adalah siswa paling lama mengumpulkan tanda tangannya. Walhasil, setelah di panggil guru, sedikit berdebat karena si guru merasa Rauf hanya bermain-main dan bergambar padahal..... itu gambar smile disertai mulut robot itu memang benar adanya tanda tangan pria kocak tersebut. =)

Mungkin gambaran saya, si guru benar-benar ingin melahap Rauf saat perdebatan tanda bertangan tersebut.

Guru : " Kamu ini gak serius ya?"
Rauf : " Gak serius bagimana, bu?"
Guru : " Itu lihat tanda tangan kamu. Ayo yang benar. Dibetulin lagi."
Rauf : " Lhoooo...bu. Ini memang tanda tangan saya. Ndak mungkin dong saya rubah."
Guru : " Kamu ini lagi gak gambar."
Rauf : "Buuu... bener deh. Ini beneran tanda tangan saya. Mana saya bohong siiih. Ini KTP saya."
Guru : (Dengan muka shock bergiliran menzooming muka Rauf-tanda tangan-KTP).

Lalu.... bagaimana rupa tanda tangannya? Saya masih ingat. Namun sayang, tidak ada scanner di kantor ini. Jadi mohon di bayangkan saja.

*di jumroh tasbih oleh pembaca.



Wassalam,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…