Langsung ke konten utama

Berjuanglah, sayang.

Assalamualaikum,

Sebenarnya saya ini tipikal manusia yang bisa menyembunyikan masalah. Namun pada akhirnya saya tetap akan bercerita, dengan gaya saya tentunya agar yang lain, para sahabat saung bisa mengambil hikmah yg ada. Untuk kali ini terkecualinya, saya merasa akan menyesal jikalau saya akan bercerita pada akhir waktunya. Karena tanggung jawab saya untuk menyampaikan beberapa pesan yang mungkin akan sangat bermanfaat untuk banyak orang insya Allah.

Beberapa bulan yang lalu, saya merasakan punggung saya selalu sakit setelah lama beraktivitas. Menyetir terutama. Terlebih saya sedikit sesak (yang jarang saya temui karena rentang waktunya lama antara kejadian satu dengan yang lain) dibagian dada kiri. Lalu saya periksakan karena punggung saya bengkak, seperti ada benjolan, menyerupai sayap. Lalu tiba-tiba sayap saya membesar dan saya meyadari bahwa saya adalah seorang malaikat. (duoooor). Hehehe... ok, singkat cerita saya berupaya untuk foto tulang kala itu. Tidak disangka, ternyata hasil dari foto tulang tersebut adalah tulang saya baik-baik saja, dan ternyata pula paru-paru kiri saya bermasalah. Iya.. ada sesuatu syahrini. Akhirnya saya pergi ke dokter paru. Mengecek dan benar saja, kata dokter baik hati itu,saya terkena TB Paru. Paru-paru saya terdapat flek kecil. Dan efeknya memang sesak dan pembengkakan di bagian punggung tadi. Saya ingat betul bagaimana wajah mama saya. Kala itu beliau terlihat pucat daripada saya. Bolak balik mama melihat saya, saya tersenyum saja. Dokter senior tersebut mengatakan bahwa sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan. Hanya saja harus segera diobati dengan berobat jalan selama enam bulan. Sungguh saya terkejut dalam waktu singkat. Berupaya untuk mengontrol diri saya untuk tidak seemosional biasanya. Diperjalanan, saya berusaha menyakinkan mama. "Tidak apa-apa, ma. Enam bulan cepat kok". Sekali lagi, mama tetap tidak bisa menunjukkan rasa sedihnya terpendam. 

Terhitung semenjak satu maret lalu, secara positif saya menjalani terapi penyembuhan TB paru tersebut. Makan teratur, olahraga pagi, menghindari perokok dan asapnya juga kemandirian dalam hal pemenuhan gizi. Saya tidak sedih, malah saya bersyukur, karena dengan begini saya lebih berhati-hati. "Penyakit ini menjadi guru saya sekarang", begitu kira-kira terucap tiap berdoa. Terima kasih Allah untuk alarmNya. Dan rasa syukur itu  beruah-ruah tatkala papa berupaya untuk mengurangi rokoknya demi anaknya ini. That's sweet bukan? :)

Anehnya, ciri-ciri TB paru tidak saya alami. Seperti batuk berkepanjangan, demam, ataupun flu dalam waktu yang lama. Kata dokter, ketahanan tubuh saya memang bagus. Alhamdulillah, terdeteksi secara dini. Oia, saya juga tidak perlu memakai masker ataupun menyisihkan alat makan saya karena tidak terindikasi penularan. Syukur lagi, kan? Untuk itu, saya tidak perlu menunggu 6 bulan untuk memposting ini. Kalian sahabat harus berhati-hati dengan lingkungan sekitar. Pastikan bahwa apa yang kalian makan juga sehat dengan cara masak serta alat-alat yg steril. Hindari batuk para perokok karena mereka juga rentan terkena TB paru. Hiduplah lebih lama dengan menjaga kesehatan agar dapat melihat betapa dunia indah untuk didiami. Bersyukurlah saat sehat, itu yg sekarang saya rasakan. Dan gunakan waktu sakit sebagai perbanyak doa karena disaat itulah waktu yang mustajabah untuk terkabulkannya doa.

Sehat terus ya.



Wassalam,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…