Langsung ke konten utama

Allah, forgive me.

Assalamualaikum,
Saya terhenyak setelah membaca sedikit wacana siang kemarin.

Pernah mencela hujan karena menghalangi aktivitas? Atau pernah mencela panas yg terik?
Dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullah SAW bersabda, Allah Ta’ala berfirman (yang artinya) :

 "Anak Adam telah menyakiti Aku, dia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa. Aku-lah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti."
(HR. Bukhari no. 4826 dan Muslim no. 2246, dari Abu Hurairah).

Lalu Manusia Mulia, Rasulullah SAW juga bersabda dalam HR. Tirmidzi no. 2252, dari Abu Ka’ab. Syaikh Al Albani ,"Janganlah kamu mencaci maki angin."

Seketika saya merasa bersalah. Tidak pernah saya sesedih ini setelah ditinggal pergi oleh kakek saya, Bapak Sihab. Tidak, tidak sesedih saat saya membaca kata demi kata dari kalimat tercetak tebal tersebut. Itu, semacam pisau tajam yang mengeruak dalam sakitnya. Terdiam beberapa lama sambil meminta ampun ndak berhenti-henti. Astagfirullah. Saya ini luar biasa dalam menyakiti Rabb saya. Hal-hal yang terkadang biasa saya ucapkan ternyata dapat "menyakiti". ya Allah, berapa kali saya seperti itu? Kerap kali saya ini tidak menghargai perihal kecil kehidupan. Kenapa keluhan merupakan karakter manusia? Astaga. Insan macam apa saya ini yang memandang hidup ini kejam? Bukankah yang jahat adalah kami sendiri? 

Ini kah balasan saya kepada Dia yang Maha Memberi? Andai saja saya bisa memilih. Saya memilih tidak dilahirkan saja. Daripada saya di dunia banyak melakukan hal yang tidak Dia sukai. Memaksiati diri, orang lain, bahkan Yang Maha Empunya Hidup Mati. Tapi sungguh Allah yang lebih mencintai saya karena akhirnya saya dilahirkan juga. Agar dapat merasakan cinta Nya yang luar biasa. Bertemu, berilmu, bermajelis dengan orang-orang hebat. 

Ouh, Allah. Tidak ada yang lebih baik dari rencana dan aturan Mu. Terima kasih, Rabb.



Wassalam, 


Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…