Langsung ke konten utama

Teteman sekalian

(terpaku 2 jam lebih dengan tampilan editor baru ini. Sudah ganti baju lebih rapi, simpel gitu).





Assalamualaikum. Hai, Sahabat Saung.
Tahu kah mengapa saya menyebut kalian dengan sahabat saung? Jawabannya saya pun tak menahu. :))
Saya hanya merasa pembaca adalah kawan terbaik yg mau "mendengar" saya, membenarkan yg salah, menyemangati yg mulai redup. Itu spesial. Jujur, saya jarang berbicara secara personal. Karena kecintaan saya untuk menulis, maka saya alihkan seluruh perasaan gundah gulana gurita terbang saya dengan prosa yg berbeda di ta'arufkan dengan konsep "imaji riang" yang saya punya.

Beberapa waktu yang lalu, saya di hadapkan dalam hal memikirkan artikulasi tentang sahabat. Saya berpikir, sangat lama, sampai saya mengantuk dan tertidur sebentar dengan tangan kanan di telinga dan choki-choki di tangan kiri. Ada yg harus saya lalui saat itu, dengan berpikir sebijak mungkin tentang beberapa teteman. Tentang bagaimana memediasi perasaan dan tingkah laku saya pada nantinya. Begini, saya menghormati bagaimana konseptual pertemanan, persahabatan or any kind of designation, you name it, tentang "Suka dan duka di bagi bersama. Seseorang atau beberapa nya yg hadir dalam kondisi apapun". Tidak salah kok. Saya setuju. Saya hanya ingin menambahkan secara random dalam kacamata anak perempuan nggemesin (baca : penulis) ini yang saya rasa mewakili perasaan saya atas sebuah pertemanan.

Saya, mencoba mengartikan maksud dari tujuan pertemanan saya dengan teteman yg sudah mengenal saya dengan baik. Pun begitu kalian sahabat saung juga adalah bagian dari itu. Saya tidak memagarai apapun yg akan menjadi batasan seperti, "Segala hidup akan saya ceritakan semua secara lengkap. Dan kamu adalah orang pertama yg tahu tentang hal-hal pribadi saya". Maaf, sahabat saung. Saya tidak menganut kalimat kutipan tadi. Karena saya sangat menghormati keterbukaan orang lain. Saya tidak menuntut semua orang harus bercerita sepenuhnya kepada saya. Untuk itu, kadang (kadang lho ya), banyak diantara teteman yg suka marah terhadap saya karena banyak cerita yg mereka "lewat" kan :) . Namun tidak sedikit juga orang-orang yang mengerti dengan apa yang saya lakukan. Karena saya lebih suka menceritakan kebahagiaan saya di awal, dan kesedihan saya di akhir waktu saat semua sudah menjadi netral. Bukan pada saat proses nya lalu tidak mau berbagi. Saya hanya tidak ingin merepotkan perasaan teteman dengan memikirkan apa yg saya rasakan. Layaknya menonton film yg sudah ada endingnya daripada sinetron yang belum tahu ujungnya seperti apa. Itu luar biasa menurut saya. Sejauh ini hal itu terbaik menurut saya.

Lalu bagaimana tentang teman terbaik? 
Mereka yang membawa kebaikan, pengaruh dan energi positif yang tidak suka memvonis. Pun jua tidak menuntut sesuatu menjadi terlalu spesial untuk dirinya. Yang mampu menjadi standby alarm saat kesalahan tidak di rasa dan terlihat. Yang paling penting dari semuanya, mereka yang secara diam-diam menyebut ,  mendoa, menjaga nama baik kita, dan selalu berpikir positif juga tentang kita walaupun jarak dan waktu secara fana tidak sama. 

Well, mari berusaha menjadi pribadi yang baik dan mandiri, sahabat saung. Saya ingat betul, segala sesuatu yang saya rasakan banyak saya tulis di Saung Bersama ini. Walaupun tidak diutarakan secara gamblang. Namun sungguh, saya hanya ingin berbagi sesuatu yg bisa menginspirasi kita semua. Maaf Lahir batin ya, saya yg banyak salahnya. Selamat merayakan Bulan Syawal.




Wassalam,


Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…