Langsung ke konten utama

Apa kabar Ilmu dan Guru ku?

Ada kalanya, di suatu masa di mana saya mengingat-ingat lagi  bagaimana cara saya berperilaku terhadap Guru dan ilmu yang di ajarkannya. Semakin saya cari hal-hal yang baik, semakin lama saya hampir tidak mendapatkan setengahnya. Saya... payah. Seorang Gurunda (Guru) 'menasihati' saya pada kajian pagi secara streaming di radio online. Saya (alhamdulillah) mulai menyadari pentingnya hal tersebut yang saya anggap sejalan biasa saja. Semoga kesadaran saya ini tumbuh menjadi besar sehingga bermetamorfosis menjadi kecintaan.

Betapa pentingnya ILMU. Apakah itu? Bagaimana rupanya? Apa imbasnya? Subhanallah. Terima kasih Robbi yang sudah membuka mata saya kala itu. Sekalipun ia tidak berwujud fisik secara kasat, ternyata Ilmu adalah salah satu wujud kebesaran Nya. Bagaimana mungkin saya sering sestandar itu dalam menggalinya. Seorang ahli Hadist ternama, kata Gurunda, jika dirinya akan menimba ilmu, bersekolah, maka ia pergi dengan kereta kencana yang bagus dan baju yang mewah. Termulianya ilmu tersebut sehingga ia memuliakan dengan perlakuan yang luar biasa. Subhanallah.

Lalu di era saat ini, seorang mahasiswa Universitas Negeri ternama di Jogjakarta, menyibukkan diri dengan belajar, membaca buku saat malam mulai menggelutinya hingga hampir Subuh memerca, seringnya. Dan disaat perkuliahan ia lebih banyak tertidur. Namun kehebatannya, setelah jam kuliah itu selesai, ia akan ke depan kelas, mencium tangan dosennya, dan membawakan tas Gurunya tersebut hingga ke ruang pengajar. Subhanallah. Seperti itu ketulusan dan kecintaannya pada Guru dan Ilmu yang ditautkannya.

Pada jaman Umar ra, para pengajar Al Quran dibayar dengan gaji yang tinggi dari pekerja yang lain. Di masa saat ini pun, Jepang, merupakan negara yang menggaji para Guru dengan bayaran yang besar. Subhanallah. Luar biasanya menjadi penyebar ilmu, selain penghormatan atas dedikasi, pahala yang di dapat itu tidak terputus sampai mati. Janji Allah sendiri. :)

Ilmu itu memang mudah untuk dirasa. Orang tua yang mengajarkan untuk cara berbicara, memakai baju, makan, tertawa, merentangkan tangan untuk menolong. Lalu para pendidik yang mengajarkan diri untuk membaca, berhitung, berpikir secara ilmiah. Luar biasa, semua yang dilakukan di dunia ini tidak lepas dari Ilmu yang terbagi turun temurun. Pun Ilmu tetang bagaimana mencintai Mu, ya Ghafur. :)

Untuk itu, teman-teman saya yang kebanyakan Guru, saya sangat "iri" dengan profesi mulia mereka. Mereka hebat luar biasa. Sabarnya meruah-ruah. Pahalanya beribu hasta. Saya ingat betul bagaimana nasihat "Ilmu itu jangan terputus padamu" ini pada diri saya. Saya, mulai melakukan gerakan berbagi Ilmu yang saya punya kepada siapa saja. Sebisa mungkin untuk saling mengoreksi, memperbaiki, mengingatkan. Indah rupanya setelah saya lakukan. Dengan Ilmu yang masih sedikit ini, semoga ladang pahala terbentang luas di hadapan saya untuk menjadi manusia yang berkualitas di hadapan Nya.

Untuk para Gurunda siapa-dimana pun mereka. Semoga Ilmu kalian bisa menjembatani amalan yang baik  ini agar bertemu dengan Illahi di akhirat nanti. Terima kasih yang tak berhenti.


Terima kasih Guru-guru atas susah-susah, kepayahan & kesabarannya.  




Murid mu yang nakal, 

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…