Langsung ke konten utama

Hello'ed' Holy Land (jempol bagian 1)




Last March was our very long "holiday". Our first Umrah and we named it "rame mak byur".
Jeddah, after long 10 hours above the sky, transited to Dubai, and continued then to Jeddah for 4 hours. Well, thank you Emirates for not providing us any cuisine of GOAT. And stars were "hanging" everywhere while we tried to sleep at night. Yippi. (Please, actually i hoped a stewardess sang me Bintang Kehidupan and kissed my forehead tenderly). Okei, for many stories ahead, i'll post my exotic journey, related to my second spiritual to Meccah and Madinah. i hope you, my best readers, will be inspired to make Umrah on your top list. :)











After arrived to Jeddah and checked in passport, we went to Madinah, one of Islamic Holy Land. The weather was about 20ยบ. Nosebleed is around. Also this cute writer either. We visited Nabawi Mosque, prayed in Raudah (a place between Prophet's tomb and the rostrum). You can imagine how people could get over there, did pray, we're pushed by anyone, ouw my... That's what we can say that Umrah and Hajj are physical worship. Need more effort to reach high patient and gratitude. But it was great. How you can learn, as personal, differences into one situation. How you can keep your attitude. Or even to respect a person whom can takes your queue. If you want to test your result of worship, come to Holy Land. :)



Fullfiled my starve in Madinah. This was my fav place . The servants were mostly from Indonesia. So, i wasn't surprised by Sidul Anak Madinah. I ate "Terong Kentang Daging cincang" every single of my day in Madinah. Then, I spent my 6 riyal for each Terong and bakso, 8 riyal for kebab, and 2 riyal for milk tea. Ayeee... see? i'm chubby in pajamas.

Day 4, when the sun shined and burned our skin. We wore Ihram and have'been ready to the next trip... Meccah.





[pictures]












--continued--





Wassalam,




Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…