Langsung ke konten utama

Tekad bulat si Nduk

Karena ada perombakan besar di rumah, saya dipaksa harus memindah kamar dari depan ke tengah. Kamar yg sebelumnya di tempati emak, nantinya akan saya diami. :((
Nha, karena historikal kamar emak itu horonya tingkat bonus. Macem-macem sejarahnya. Selain, keadaannya dulu agak "suram", juga, apa ya? Ya pokoknya bikin deg-deg-ser lah. Saya pun juga pernah tuh "salam" dari si mbak han(tu). Edeeeuy, ini pun setelah di paksa setengah mati dengan makanan (memang murahan sayanya), manut saja kata emak.

Demi mengurangi kesan mistis calon kamar saya, emak membebaskan saya mendesain sendiri kamar saya. Mulai dari penambahan jendela besar, kamar mandi, wallpaper, sampai lampu. Hihihi.. Jadi, di mulai dari kamar mandi, impian saya selama ini kan punya ruangan pribadi yg bernuansa alam centil. :D Ya, dengan lantai berbatu dan dinding kayu atau corak tumbuhan. Terus di tambah kandang biawak di plafon nya. Centil kan? :))

Masalah wallpaper tadi uda sempat lihat sana sini, tema nya pun saya ambil. Hitam Putih. Seruuu. Maunya di tambah kursi cina kayak ruang tamu plus mini bar yg minumannya air zam-zam. "Mabuk" religi kita. Nha, emangnya ni kamar ukuran rumah apa ya? Skip ya.

Okei, kita ke bagian penerangan. Saat hunting pintu kamar mandi, secara gak sengaja menemukan lampu yang kiuuuut banget. Ya, emang sih areanya khusus anak kecil, tapi it was cuteeee lamp i ever seen. Bentuknya bulan sabit, ada anak kecil duduk disitu. Kepalanya itu bohlam 14 watt. Pasti bisa menerangi kehidupan ruangan dunia dan alam mbak han. Kita bisa deh hidup bersama.

Sebenarnya sih gak begitu takut dengan hal begituan. Even si mbak han bikin jantung deg-deg-an kala malam uda mau masuk pagi, tapi itu lumayan bikin saya syoook setengah mati. Jadi, readers, mohon doa restu agar kamar impian saya bisa terwujud dan selesai secepatnya. Dan saya pun bisa hidup bahagia bersama "yang lain".

*pingin nangis

*meluk koi di kolam

//basah//

*masuk angin




Wassalam,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…