Langsung ke konten utama

Options to choose


Setiap saya menyambung komunikasi dengan sahabat saya, Mbak Reti. Pasti selalu ada hasil yg baik dari pembicaraan kami (ini tidak termasuk pasca pernikahan tante KD atau kasus Melinda Dee). Dia tahu persis, bagaimana saya luar dan dalam (otak). Bagaimana saya tidak mengkonsumsi protein hewani kelautan, santanan, dan bagian dalam pada hewan ternak. Okei, begini. Agak lebih intim saat saya menulis ini.

Karena didera rasa kebimbangan luar biasa dahsyatnya. Yg mengharuskan saya memilih dari kedua opsi, atau bahkan tiga sampai sepuluh di umur yg segini banyaknya (baca : 14 tahun), lalu saya mencari sahabat saya yg satu itu untuk di dengarkan pecahan solusinya. FYI, terkadang, manusia dituntut untuk cepat memutuskan suatu perkara dari dirinya dalam tempo sesingkat-singkatnya. Iya gak? Lha, itu susah, jeng. Tiap saya minta Gusti Allah menjembatani doa saya, saya masih belum bisa menangkap apa-apa yg harus saya ambil pada akhirnya. Saya, Nora Veronica Kastella-lah yg berada di pihak dudul IQ-ndlosor minus 60.

Contoh paling kecil yg tidak di nalar manusia di era milinium saat ini adalah, saya terkadang (banyak) tidak bisa membedakan mana alis dan mana bulu mata. Atau, paling ekstrim. Saya bingung harus memilih antara bawang merah atau putih kah yang harus saya masukkan dalam makanan saya. Itu penting. Sangat penting demi ekosistem kekenyangan dan cita rasa kasta manusia, makhluk yg paling tinggi derajat sandalnya. Atau bahkan saya ini paling lebih sering mengalah dengan diam dan berkata dalam hati, "Iya, saya salah. Nanti saya yg bakal masuk neraka". Itu quote paling bijak lho. *di cubit malaikat. Walaupun terkesan lambat, tapi saya berusaha untuk maksimal dalam mengambil segala keputusan. Harus bijak, tegas, penuh kasih, tidak memihak siapapun kecuali ksatria baja hitam MX, karena Kotaro Minami dulu tampan dalam ingatan masa kecil saya.

So, balik ke fokusnya, saya tidak lebih dari sekedar berpikir, tapi kudu di barengi sholat istikharah. Walaupun bukan dalam porsi memilih calon imami rumah. Nha lo, pilih Dude kah? atau Ridho? Jadi, saya mau mencoba lagi peruntungan ini. Mudah-mudahan ada kebaikan dari kedua opsi yg saya hadapi saat ini.


nb : Padahal, saya ingin sekali melibatkan Brad Pitt dalam hal ini.





Yuk sujud dulu,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…