Langsung ke konten utama

Dari Ampat-Limah-Anam

Baiklah readers cintaku. Pembaca "terbisu" ataupun tidak. Agak susah untuk menodongkan beberapa hutang postingan yg sebenarnya tidak saya hutangkan. Namun, karena memaksimalkan sedikit waktu dari beberapa jam ke depan sebelum kepergian saya (lagi yg gada capeknya) ke jogjakarata, maka saya jamak satu-satu (aku sayang Ibu). Indak usah protes. Yang protes ketemuan di Keraton Kidul dalem, kita main enggrang. Huh.... *panas kena kipas cpu.

Okei, Januari lalu, saya bersama keluarga besar yg gak besar-besar amat jumlahnya dapat kesempatan diundang seorang bapak untuk bersilaturahim ke Raja Ampat. Tepatnya di Pulau....nha lo, lupa nama pulaunya. Pokoknya salah satu resort di salah satu pulau di Kabupaten Raja Ampat. Karena banyaknya resort yg dikelola orang asing, kami memilih yg lokal saja, selain bayarannya rupiah, tempatnya gak terlalu jauh, juga murah (ini kata paling ditunggu).

Cumaaa, hitungan perkepala untuk satu kamar itu mahal boooo. Harusnya per kamar aja biar enak bayarnya, gak ribet jual cincin sama gelang. Okei, di mulai dari pendaratan di Sorong, Papua Barat, kebetulan abang saya nguli di sana. Dengan banyaknya maskapai yg bisa menjangkau daerah ini, kalian juga bisa naik kapal. Kalau Ojeg, mahal booo. Sekalian under road di dasar laut.
Well, setelah sampai Sorong, perjalanan ke salah satu pulau di Raja Ampat ini dengan memakai speed boat penduduk setempat yg dicapai dengan waktu 1,5 jam. Semriwing angin laut dan genjotan terpaan ombak bisa jadi memacu adrenalin. Seru, sambil harap-harap cemas ada hiu atau paus ikutan lompat di sebelah kapal. Horooooor.... :(




Setelah sampai, alamnya buju buneng, subhanallah. Indah banget. Sekitar dermaga sudah bisa lihat karang plus ikan hias yg jumlahnya banyak banget. Jadinya memang tempat seru buat snorkling. Uwuuuuw.... Tiap sore di cafe Dermaga sini sudah ramai makanan kcil. Kue pisang, cookies, jus buah. Yummy lah. Hape gada sinyal. Gada televisi. Klop sudah hidup tanpa ada "gangguan".





Biaya snorkling perhari cuma 99000 IDR. Kalau diving bisa hampir 500rb. Tapi terbayar dengan serunya bawah laut Papua yg cantiknya memang jadi salah satu 1 dari 10 surga menyelam terbaik di Dunia.





Ada juga yg memakai Pinisi, kapal pesiar, pilihan lain setelah speed boat. Cuma beda 1 hari karena harus berputar-putar dulu. Maksud saya, jalan-jalan keliling laut. Yang gak sabaran, high recommended untuk pakai Ojeg, eh, speed boat saja.



Jadi, saran saya. Sebelum mentasbihkan Raja Ampat jadi tempat liburan atau bulan madu. Googling dahulu. Baik juga kalau ada kenalan. Saya mungkin biar bantu antar pulang pergi. Tapi gratis akomodasi. :D





Salam anak pantai,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…