Langsung ke konten utama

Chiko riwayatmu dulu

Merajut dari "hutang" cerita, terutama pada Mbak kita Bersama. Cerita akan di mulai pada tulisan mini yg satu ini.....

(Bunyi lonceng cantik pengantin Cina)

Setahun yg lalu, Mildha(kerabat, nama asli yg sebenarnya, favorit Roid) saat berkunjung ke Jakarta.Hmm,kata liburan emang gak pantas saya sematkan kalau urusannya sama Jakarta :)). Mildha punyalah Seekor kucing Anggora, yg namanya sering kita dengar di khalayak hiburan. Manohara. Semoga Manohara gak bener² baca postingan ini. Dia pasti ke Komisi Perlindungan Remaja, boikot Saung Bersama.
Well, si betina ini montoknya amit². Setelah proses "taaruf" menjelang perkawinan semusim, giranglah kami sekalian.

Setelah jebret thul jleb, si Mano ini punya dua anak dari hasil perjodohan tadi. Lahirlah dari rahimnya, Haci & Chiko. Okei, ini berasa aneh. Karena namanya diambil dari nama anjing Mr.Satoshi. Bulan pertama layaknya bayi binatang pasti lagi ginuk-ginuknya ya bo?! Lari sana lari sini. Pun saat saya dibiarkan sendiri di rumah mildha. Saya menghabiskan seperempat waktu harian dengan dua "klunuk" imut ini.

(Skip dibagian wafatnya Chiko)

Oktober kemarin pasca suntik imun, si chiko ini diare, dan hilang sudah keceriaan masa kanak-kanaknya. Kebetulan, adek saya ada di TKP. Saat sahur, sebuah pesan kilat di hape muncul dengan headline "Inalillahi...". Kaget dooong. Siapa yg beruntung berpulang di bulan penuh berkah itu? Walah dalah si chiko ternyata "gugur" hidupnya.

Cerita lalu merujuk pada saat pagi di hari kematian chiko. Mama Mildha dengan sigap lagi cekatan berniat menguburkan jenazah chiko. Tapi di bagian Jakarta mana yg tanahnya bisa di kebumikan jasad chiko? *lebai. Mau dibuang di sampah umum, gak tega. Dibiarkan di depan rumah, apalagi. Walhasil, dengan bantuan pak RT, Chiko Subrata Wijoto Arumarum teretektek dung, di kuburkan di pemakaman umum (manusia) dengan dihadiri keluarga, serta pak RT sebagai modhin. Dengan menatap gundukan kubur yg masih basah, anak & ibu berpegangan tangan lalu berpelukan. Menangisi yg terkasih sudah pergi ke penciptaNya. Lalu pak RT yg melirik tingkah mereka, khusuk membaca doa dan menahan tawa. Berpikir bahwa keluarga penuh kejutan ini sangat santun "lawakannya".

Sekian.

Nb : biaya tanah pemakaman chiko Rp.50.000,-.


Salam Tabur Bunga,
Renotxa.

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…