Langsung ke konten utama

Perkara mata aja

Saya semakin yakin, bahwa dikeluarga besar ayah saya terdapat beberapa manusia aneh, termasuk saya (pengkonsumsi akar pohon seledri). Salah banyaknya, sepupu saya. Sebut saja Jali(nama sebenar-benarnya). Anak dari adik-kakaknya bapak saya. Jali ini, perawakannya yg mirip orang Yaman pasti tidak ada yg pernah menyangka bahwa ada sesuatu yg tidak menarik pada dirinya.

Jali(sebelah kanan), Sebelah kiri(Maria Marcedes Karbaba)

Okei, saya juga baru tahu dan... lumayan terkaget-kaget. Baru saja dia meluluskan diri dari salah satu smu favorit pesisir barat sana eeeee (logat papua). Cita-citanya yg mulia, mengantarnya untuk mengikuti ujian sekolah pilot di Jokjakarata (romanji dari Jogjakarta). Beberapa tes awal sudah berhasil di lalalui. 1-2-3 dan akhirnya tes kesehatan dalam. Ini sangat detail kelihatannya, dan memang, perorang harus melalui proses medis yg cukup lama. Cek cek, ternyata di tahap akhir ini dia dinyatakan...keguguran. Ouw, okei gugur secara terhormat. Sesimpel masalah teknis pada dirinya. Dia tidak lolos karena ada salah satu sarafnya yg mengakibatkan dia mudah untuk tertidur. Oh my Rabb. Awalnya saya gak percaya ada hal begituan. Pasti ada obatnya, pasti ada solusinya. Masa ada penyakit kayak gituan di bumi ini? Walhasil, dia goyang setir ke jurusan geomorfologi (hahaha....apa itu namanya? lupa. Geografi nopo geocity. Opo paling geologi.Hmm...geopakusadewo). Klop lah.

Sejak merapi meletus (mengheningkan cipta), dia sowan ke Malang dalam 1 minggu. Nha, bertepatan dengan keberangkatan haji emak-bapak, kebetulan dia ikut serta. Alih-alih kecapekan memotret, saya minta tolong mengalungkan benda kramat itu pada Jali. Hmm.... tentu saking banyaknya orang, kami berdiri massal dah. Baru saja beberapa menit lalu saya titipkan kamera, Jali dengan imutnya tidur sambil ber-di-ri. Masya Allah. Saya khawatir akut. Bukan karena dia bakal jatuh. Kameranya, maaaak. Bagemana kalo tu barang jatuh. :)) Cerita sebelumnya juga terjadi saat subuhan di salah satu mesjid di pangkalan pesawat. Setelah sholat dilanjut dzikiran. Kami yg sudah selesai lebih dulu bergegas ke terminal keberangkatan. Lhadalah, Jali masih duduk di mesjid dalam keadaan...tidur(lagi).

Parah banget. Atau saat kita baru duduk, ingat, baru duduk. Jali yg sudah sayup-mayup khusyuk menjemput tidur. Astagaaa.... Saya tidak tahu penyakit apa itu dalam bahasa kedokteran. Mungkin slipikanus dadakantus. Mbuh kah. Mengerikan. Ingat ada kecelakaan tunggal pada pesawat di India 2 hari lalu? Itu karena pilotnya tidur. Seram.




Salam ZzzzzZ,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…