Langsung ke konten utama

Pedal gas...Pool

"Apa ini, Gustiii...." >> sesaat di ruang tunggu. Pisahan sama emak yg juga tandang ke Papua. Weleh... Makin tua aja nh orang-orang di jalan. (Intermezo)

Tadi, waktu berangkat, diantar papa(papa tua) ke bandara. Di jalan, rata-rata kecepatan 100 km/jam. Widih... Ngeri. Belum lagi cara salip nyelip ala ojek. Berpikir (mumpung ada otak). Terus sadar. Aku ayu yo? Nyahaaa.... Well, meruntun pelan-pelan. Di keluarga besar kami, semua pria memang yg keduluan ahli menyetir. Termasuk saya ah. Nha, karena saya mengiblatkan ilmu dari mereka, mau gak mau saya pelan ikuti gaya mereka. Untuk ukuran jalur padat dengan kecepatan 80 km/jam saja, saya yg jadi penumpang sudah panas dingin. Apalagi 100 tadi. Argha...mau pingsan di pelukan Dude (secara resmi, Ridho tidak saya sematkan di saung. Maaf Do, kamu bukan untukku).

Berarti kalo diruntun, berapa ratus juta penumpang yg saya khawatirkan saat di jalan? Kasian. Tapi gitu yo gak kapok nunut mulu ya? Gada pilihan lain kayaknya. Ah iya, baru sadar. Dari papa tadi, abang, adek-adek saya pun punya catatan rekor aduh duh. Saya ingat, bapak saya pernah melalui 1 jam 30 menit dari malang-surabaya dengan keadaan jalan ramai. Gila... Iya itu dahsyat bikin saya membuat janji untuk tidak akan pernah menawarkan bapak menyetir lagi. Huuhuu... Lepas dari hal itu. Antisipasi untuk jd penumpang adalah dengan duduk di bangku tengah atau nyengkur di bagasi.

Oke... Sebegitu saja. Bentar lagi boarding. *kerasa gak c kalu hal menyenangkan saat di ruang tunggu itu adalah ngeblog?*

Cao...

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…