Langsung ke konten utama

Hei Hoo, Ahad...

Jadi, tadi malam saya ngglundung ke Surabaya, inap-pani ke rumah ibu mamak saya, atau yg biasa kami sebut IBUK. Karena pagi ini banyak rantai kesibukan yg bakal dilalui. Dari jemput bapak (pria berkulit hitam, tinggi besar, hidung mancung, tampan, tetelan bergelambir, ngangeni, kecintaan) saya, manasik terakhir, sowan ke tetua yg baru saja kena musibah. Di tengah jalan saat memasuki kota pahlawan.... Banyak seliweran gerombolan orang² bentuk formasi berjalan. Entah itu apa, malam itu berasa ospek karang taruna atau siskamling. Tapi baru nyadar kalo itu salah satu persiapan lomba gerak jalan rute puanjaaaang (lebih dari 1 kaki) untuk peringati milad surabaya. Fyi, saya ini "menetas" dr rahim emak di surabaya. Tapi saya gak pernah ngerayain apa-apa tiap ulang tahun rumah asal. Paling gak, nangkap ikan suro atau mancing buaya di sumur. Terus ke bakery beli tart bentuk tugu pahlawan. Durhaka kesannya.

Sampai di rumak Ibuk, saya belum bisa memadu kasih sama kasur. Ini karena tugas teknisi saya diperlukan dalam rangka mengajari sepupu mungil yg "kejatuhan" lepitepi dari loteng. Ngeek.

22.15 : (semangat) Jadi ini port buat ke LCD yo,Le.
22.57 : (mulai lesu) Ini tombol Fn untuk function. Kombinasi antara F1-F24 (haha, bukan RPG).
23.06 : (angop segede gua hiro) Ketik aja msconfig di aplikasi Run, ntar ketik Jodoh spasi dateng dong. (Mulai ngelantur).
00.00 : Kabel koneksi printer ke lepitepi bisa langsung capcay mungkin sandal carvil (uda geletakan tangan di ketiak,tidur)
00.15 : balik ke kamar dengan strategi 2 manusia dengan tidur landscape.

Dan gak beruntungnya saya menghadap pintu. Mendadak saya gak bisa tidur karena penyakit sindrom pintu keramat, yg artinya kegelisahan tingkat tinggi jika melihat pintu. Takut tiba² terbuka sendiri lalu masuklah hantu kayang. Bolelebo. Akut sangat memang. Dan serius sampai hampir jam 2 saya cuma terpejam dan tiba-tiba pintu terbuka. Mata saya panas, jantung berdetak kencang. Lalu nenek tua dengan u-can-see di tubuh berdiri di depan pintu dan kulit yg longgar. Melotot. Jiembleeeeeer.... Serius saya melonjak, berteriak. "Aaaaargh....", doa saya (eh,reaksi). "Heeee,opo'o?". Itu IBUK sayaaaa, sondara-sondara. Gila mak, emang nakutin Ibuk saya kalo malam hari. Huiiii....

Paginya, si ibuk yg cerita kalo juga gak bisa tidur akhirnya ngecek anak cucunya yg tidur. Spontan saya timpali, "Aku pikir ibuk itu hantu tadi malam". Hahaha, "Ouw, heh. Ta'ciwir lho", begitu aksinya. Astaga, parah bener omongan ibuk. Waktu berangkat ke bandara, kendaraan imut semok kita, di serempet anak tuyul. Huaaaa, ini baru lunas, nak. Asuransi baru di perpanjang. Ampun-ampun ini phobia akut ya. Huya Allah....

Ouw, okei. Berhenti dulu. Bapak uda melambaikan tangan. Doakan lancar ya?!

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…