Langsung ke konten utama

Dia menjawab dengan.....

Dahulu, saat pertama kali menyadari bahwa perempuan akan mengalami fase biologis pada kebalighan, saya menyadari akan mendapati kuldesak dini. Langsung curi start mengantongi ini itu, untuk jaga-jaga agar tidak kaget pada saat "giliran" saya. Perihal lain pada hal yg serupa juga terjadi saat kenaikan SMU. Walaupun masih rapuh untuk bisa "hidup" selepas operasi, saya masih terperangkap pada kebingungan tingkat tinggi tentang gambaran masa perkuliahan nanti. Saya sadar, itu kuldesak. Kebingungan akan perubahan pada diri sendiri. Namun tak tahu jalan keluar dan pemecahan masalah karena pada saat itu semua terasa berada di....jalan buntu. #kuldesak.

Okei, itu bagian intermezzo nya. Saya yakin semua manusia pernah mengalami kuldesak yg sama walau dengan "seni" masalah yang berbeda. "Mengapa tiba-tiba saya mengangkat kuldesak?" Pertanyaan bagus. Terima kasih, Ridho. Akhirnya kamu baca lagi jurnal ini.Ada sedikit ilmu yang ingin saya bagikan dengan anda sekalian. Ini memang tentang rehonanian. Ku mohon bacalah dulu sampai selesai. Tak perlu kau tinggalkan jejak komentarmu. Baca saja.

Ternyata saya sadar, selama ini yang saya ucapkan tentang, "Al quran itu adalah sumber pemecahan masalah kehidupan di dunia akhirat", akhirnya lama-lama bisa saya buktikan. Membaca saja memang tidak bisa sepenuhnya memuaskan pemahaman tentang Al quran itu sendiri. Tapi terjemahan serta penafsiran juga sangat perlu. Well, seperti dalam hal ke-kuldesak-kan di atas, sangat bisa saya kaitkan dengan salah satu surat favorit saya, Adh-Dhuha. Mumpung saya masih remaja (baru baligh), biarlah saya memahami ilmu ini dahulu. Sehingga saya tahu tujuan apa yg saya mau dari masalah yg satu ini. Berikut adalah terjemahan Surat Adh-Dhuha :

    Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
  1. Demi sepenggalahan matahari naik.
  2. Dan demi malam bila ia telah sunyi.
  3. Sekali-kali Tuhanmu tidak meninggalkanmu, dan tidak pula marah kepadamu.
  4. Sesungguhnya "hari depan"-mu lebih baik dari "masa lalu"-mu.
  5. Dan nanti Tuhanmu akan memberikan karunia-Nya kepadamu agar kamu merasa senang.
  6. Bukankah dahulu engkau diketemukannya sebagai anak yatim, lalu dilindungi-Nya?
  7. Dan diketemukan-Nya pula sebagai seorang kelana cita, lalu dipimpin-Nya.
  8. Dan diketemukan sebagai seorang melarat lalu diberiNya kecukupan.
  9. Sebab itu janganlah engkau berlaku kejam terhadap anak yatim!
  10. Dan jangan engkau usir orang yang minta-minta.
  11. Adapun terhadap karunia Tuhanmu hendaklah engkau syukuri dan menyebut-nyebutnya.

Okei, mudah memahami arti isi dari kata-kata dahsyat di atas. Saya punya jabaran dari ilmu yang saya dapat. Mengapa saya mengaitkan surat ini dengan kuldesak. Tahukah, sepenggalan matahari naik akan berganti malam yang sunyi dan begitu pula sebaliknya? Semua manusia, saya-anda-dia-mereka akan mengalami masalah yang sebenarnya harus di hadapi karena hal itu sudah menjadi ketetapan Nya. Pagi itu di ibaratkan kehidupan bahagia manusia, lalu malam akan datang sebagai bentuk ujian yg kita lalui. Mari berpikir positif. Itu sudah sewajarnya manusia bisa tersesat pada kuldesak. Namun, saudaraku, malam itu tetap akan berganti pagi lagi. Setiap kemudahan adalah hal yg pasti kita temui setelah kesusahan/cobaan itu sendiri. Ini menjelaskan pada saya bahwa sebenarnya, Rabb sudah menyiapkan masalah beserta solusinya jauh sebelum waktu membawa kita pada antrian nya. Cepat atau lambat, ikhlas atau tidak, itu merupakan bagian dari antisipasi terhadap proses yang akan kita hadapi.

Memang Firman ini turun untuk Rasulullah, pada saat beliau juga mengalami kuldesak. Tentang artian luas para anak yatim. Tapi tahukah? tafsiran lain tentang ayat selanjutnya juga punya makna mendalam. Siap? Di ayat ke enam tentang yatim, lalu Rabb melindunginya. Bisa menggambarkan manusia itu sendiri. Tidak hanya secara harfiah tanpa ayah saja. Namun secara as-sail (sesuatu yang membutuhkan sesuatu, informasi ataupun materi). Maksudnya, kesendirian itu sebenarnya karena ciptaan pemikiran kita sendiri. Dan Rabb senantiasa selalu melindungi, menunjukkan jalan yg benar, memberi rezeki yang cukup saat kekurangan melanda, jika kita mau menangkap kalimat ini dengan benar . Dan menjadi penolong yang lain setelah kita ditolong oleh Nya. Betul, sewenang-wenang pada yg membutuhkan adalah tindakan yang sangat merugikan. Jadi, jangan takut untuk berdiri menghadapi masalahmu sendiri. Apapun kondisi dan karakteristikmu, yakinlah Dhuha.
sumber : Adh-Dhuha, Bambang Q-Anees.



Wassalam ,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…