Langsung ke konten utama

Sorong in Love

Halo teman, lama tak sambang. Saya sudah ngider duluan ke Sorong, Papua Barat. Ini kali ke-3 saya "mampir" kemari. Ada yg spesial? ada. Abang saya, sudah pindah geser kerjaan disini. Tepat dibekas kantor bapak saya. Tiga jam 30 menit perjalanan dari Surabaya, 1 jam 30 menit dari Surabaya yg sempat transit di Makassar, lalu dilanjutkan ke Sorong yg ditempuh dalam waktu 2 jam. It was fun trip.... Lika-liku perjalanan juga ada-ada saja. Mulai dari pesawat pertama sampai kedua. Saya gagal "bergaul" dengan toilet. Uyeeeah. Saya paling rajin nongkrong disono. Pesawat pertama saya lalui dengan. Pintu toilet yang dengan biadabnya susah dikunci. Setelah berjibaku. ))duduk tenang((. Dan voila.... seorang pria datang dengan imutnya membuka pintu. Saya? cuek aja sih. Hahaha...sudahlah. *gigit wc.

Belum lagi ditoilet pesawat kedua. Antrian panjang pd toilet "umum" ini sangat menyiksa. Beruntung, tempat duduk saya persis di bagian dekat lorong pesawat. Lelaki yang duduk disebelah seberang saya malah saya tasbihkan jadi Raditya Dika. Kemiripan mereka hampir sama. Dari rambut, gestur (ngomong ala KD) juga gak jauh beda. Sudah siap kamera, sayang. Dia cuma seorang Yorande Maigewa. Ah, sudahlah. Tetap fokus pada toliet selanjutnya. Hal pertama yg saya periksa pastinya kunci pintunya. Tidak mau jatuh pada lubang yg sama, saya sudah meyakinkan diri untuk tetap masuk kedalam. Kunci OK. Saatnya ritual. Dan....ouwlala, liat bagaimana saya masih jelas melihat "bom" tinggalan penumpang sebelumnya. Ouwyeah...airnya pun habis tak ada sisa kecuali liur saya. Merasa didzolimi toilet, dengan tegar saya keluar, Tertatih, kesakitan dengan senyum kecut. Masih 15 menit lagi sebelum mendarat. Tapi menurut saya itu hampir menunggu selama 20 kali Ramadhan. Lamaaa, cyiiin

Well, akhirnya saya balik juga kemari. Yang saya rindukan? Abang saya tentunya. Saya berkaca-kaca saat memeluknya. Yaaa, saya sangat merindukannya. Saya rindu ada imam yg memimpin sholat berjamaah saat dirumah. Ah, saya pingin punya imam sendiri (gleeg, wakdeziiink) . Rencana awal tetap pada rencana awal bahwa saya akan membuka Ramadham dengannya. Aaaah, saya lupa. Saya mendadak jadi anak manja parah. Tidur bareng nyokap, merengek minta makan, minta dibeliin ini itu. Ouwlala..... apalagi yg membuat saya bahagia dari keluarga? Tentu banyak lah. Hahahahahaha......

Saya lanjutkan kapan jam lagi ya?! Kantor mau tutup. :)



Eh, abang pulang duluan. Hrrrggh.....


Salam Auo,
Renotxa













Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…