Langsung ke konten utama

Lalu Berlalu

Beberapa waktu lalu saya di Papua, saya sekeluarga menghadiri acara buka bersama di salah satu asrama putri universitas tinggi negeri di Jayapura. Para hadirin hadirat memang bukan hanya para kaum Hawa saja memang. Tetapi para lelaki, handai taulan, artis ternama Papua(saya?), dan para alumni tersebut, sebut saja bapak saya selaku angkatan pertama di asrama putranya. Banyak yg muda, banyak yg tua, cuma saya saja yang berumur rata-rata perempuan menengah. Lalu... mendekati acara puncak berbuka puasa, bapak yg langsung ditodong untuk memberikan sepatahpatahan goyang anisa bahar di depan hadirin sekalian.

Kala itu, kata bapak, jaman angakatan bapak dan mahasiswa lainnya di suatu Ramadhan memang punya kesan tersendiri. Berbuka bersama, cari gratisan berbuka (maklum, anak kos bukan kaya duit, tapi kaya ilmu) di acara mana saja. Karena jauh dari orang tua juga, bapak dan teman-temannya pastilah saling bahu membahu dalam mencari kudapan ala carte untuk mereka dan yang lainnya. Biasanya, dalam suatu pengajian, mahasiswa muslim akan pergi sebelum magrib dan pulang setelah tarawih dengan berkantong-kantong berkatan(makanan antaran) untuk yang non muslim. Indah, bukan? :)
Hal itu mereka lakukan beberapa kali Ramadhan. Sampai akhirnya, merasa terburu, seseorang mencanangkan ide untuk merombak total acara "makan bersama" itu. Acara membawa bekal dari tempat pengajian sudah dianggap ketinggalan jaman lagi. Pintarnya anak muda, akhirnya diputuskan untuk mahasiswa yang non muslim juga ikut dalam pengajian setiap buka bersama dengan cara...... Mengganti nama mereka menjadi keislaman-islaman. **bunyi rebana, lagu magadhir menggema,bintang-bintang bersinar**. Walhasil :

  • David >> Hasan
  • Michael >> Abdullah
  • Freddy >> Usman
  • Stefanus >> Ali
  • dll...... >> dll.....

Kacau sekali. Memang. saya sendiri ndak nyangka bisa sebegitunya. Membayangkan para pemuda-pemuda itu yg biasanya dengan rambut ala Achmad Albar dan celana cutbrai, sabuk kupu-kupu besar, mendadak memakai sarung dan...peci (size berapa kira-kira?).
Tak sampai disitu saja, biasanya, dalam adat suku bapak, setiap buka bersama bersama memang dihadiri oleh semua orang lintas agama. Ndak kaget juga kalau yg memimpin doa adalah seorang non muslim. Nha, ini yang membuat ibu saya terheran-heran tahun lalu, saat ada buka bersama di rumah bapak, yg memimpin doa adalah seorang pendeta. Ngikik merhatiin tingkah laku emak yang aneh-aneh heran. "Lho...Lho..." sambil menghela napas panjang. Sedikit terdengar mendesah istighfar di bibir emak. Saya tambah gak bisa nahan ketawa. Oala, emak emak. =))

Untuk menunya? Jangan tanya, kalau di Papua itu kalo kata orang kulinari ikan adalah yg paling ditunggu. Yang baru saya jumpai, tatanan menu itu di hidangan karbohidratnya komplit sekali. Dari nasi, ubi, talas, singkong. Yang dikawinkan dengan menu tumisan sambal. Okei, apalah itu. Saya lupa. Seperti urapa daun pepaya dan daun singkong di tambah ikan bakar. Saya? Hmm...nganu... saya jadi anak desa, makan semua umbi-umbian. Hahahahaha...

Yang saya pelajari dari kegiatan yg lalu itu, menghargai perbedaan itu sangat indah ternyata. Saya punya keyakinan, anda pun begitu. Tapi kita sama dalam tujuan akhirat. Terserah jalan mana yang akan dipilih. Dan menghargai itu juga bukan kata yang hanya dibaca saja...lakukan.




Salam Ramadhan,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…