Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2010

Ramadhan saat ini

Andai ini adalah ramadhan terakhir kuAku akan ber-I'tikaf sebulan penuh di mesjid itu Menunggu waktu shalat sebelum Muadzin datang lebih dulu Membersihkan, merapikan segala sesuatu
Andai benar ramadhan terakhirku Ku dirikan lagi ibadah sunat ku Giat dalam Duha ataupun Tahajud
Kalau benar ramadhan terakhirku Aku baca dan kumengerti tiap firman Rabb ku Aku nyanyikan lebih indah dari sebuah lagu Setiap saat sampai lupa lelahku
Bila ramadhan terakhir ini untukku Akan kulaksanakan Sunah KekasihMu Dari hal kecil setiap waktu Dari saat bangun sampai Kau tutupkan lagi mataku
Bilakah ini sisa ramadhanku Ku ingat lagi semua hutang ini itu Ku"bayar" penuh sampai berlebih sebagai sadaqahku Sampai lunas semua tanpa ada yg menggerutu
Jika betul adanya, ramadhanku, Aku akan menuruti semua kata orang tuaku Ku peluk ayahku, kucium telapak kaki Ibu Dan bersikap baik pada tiap saudaraku
Apakah ramadhan ini tinggal beberapa hari untukku? Maka aku akan menyedekahkan ilmuku Mewakafkan segala kepunyaanku Hingga tak …

Lalu (gak) Berlalu

Beberapa tahun lalu, saya dikenalkan seorang pria bertubuh besar, berjakun, brewok, dan berambut tebal. Setelah berkenalan, saya tahu, namanya Yulia. Haiyah... bukan. Bayulia. Karena sang pria ini penyuka hewan (dari amoeba sampai phoenix), dia mencoba merayu kucing saya , yg kala itu masih belia. Saya ingat, kala itu teman saya, Paimin, memang baru datang dari Gereja. Singkat sekali pertemuan kita. Dan tak lama setelahmya, saya diperkenalkan dengan 2 sahabat Kakak(hueeek) Bayu ini. Sebut saja, Iteunk dan Samidi. Lama perkenalan kami bisa di hitung dengan sempoa. Lama lah. Ada sekitar beberapa hasta meteran penjahit (ada ngaruhnya?). Tidak banyak kesamaan kami, terlebih kalau perbedaan memang sangat banyak. Paman ini (Bayu, red) sebenanrnya orang yg tidak terlalu banyak bicara. Hanya saja dia.... terlalu berkomentar. Komentar pedas nian kejam . Saya masih ingat, di antara persahabatan kami, dia mungkin paling labil suasana hatinya. Dan berbagai keunikan di dalamnya. Lihat saja, biar …

Lalu Berlalu

Beberapa waktu lalu saya di Papua, saya sekeluarga menghadiri acara buka bersama di salah satu asrama putri universitas tinggi negeri di Jayapura. Para hadirin hadirat memang bukan hanya para kaum Hawa saja memang. Tetapi para lelaki, handai taulan, artis ternama Papua(saya?), dan para alumni tersebut, sebut saja bapak saya selaku angkatan pertama di asrama putranya. Banyak yg muda, banyak yg tua, cuma saya saja yang berumur rata-rata perempuan menengah. Lalu... mendekati acara puncak berbuka puasa, bapak yg langsung ditodong untuk memberikan sepatahpatahan goyang anisa bahar di depan hadirin sekalian.

Kala itu, kata bapak, jaman angakatan bapak dan mahasiswa lainnya di suatu Ramadhan memang punya kesan tersendiri. Berbuka bersama, cari gratisan berbuka (maklum, anak kos bukan kaya duit, tapi kaya ilmu) di acara mana saja. Karena jauh dari orang tua juga, bapak dan teman-temannya pastilah saling bahu membahu dalam mencari kudapan ala carte untuk mereka dan yang lainnya. Biasanya, dalam…

Sorong in Love

Halo teman, lama tak sambang. Saya sudah ngider duluan ke Sorong, Papua Barat. Ini kali ke-3 saya "mampir" kemari. Ada yg spesial? ada. Abang saya, sudah pindah geser kerjaan disini. Tepat dibekas kantor bapak saya. Tiga jam 30 menit perjalanan dari Surabaya, 1 jam 30 menit dari Surabaya yg sempat transit di Makassar, lalu dilanjutkan ke Sorong yg ditempuh dalam waktu 2 jam. It was fun trip.... Lika-liku perjalanan juga ada-ada saja. Mulai dari pesawat pertama sampai kedua. Saya gagal "bergaul" dengan toilet. Uyeeeah. Saya paling rajin nongkrong disono. Pesawat pertama saya lalui dengan. Pintu toilet yang dengan biadabnya susah dikunci. Setelah berjibaku. ))duduk tenang((. Dan voila.... seorang pria datang dengan imutnya membuka pintu. Saya? cuek aja sih. Hahaha...sudahlah. *gigit wc.
Belum lagi ditoilet pesawat kedua. Antrian panjang pd toilet "umum" ini sangat menyiksa. Beruntung, tempat duduk saya persis di bagian dekat lorong pesawat. Lelaki yang duduk…