Langsung ke konten utama

Dia saat ini...

Saya teringat oleh salah satu sahabat saya, seorang perempuan yang jarang menampakkan kemarahannya (hampir tidak pernah), di sebuah postingan pribadi di jurnalnya. Sekarang dia menjadi seorang yg berguna, sebuah hal yg didambakan semua orang. Saya selalu tertarik dengan perjalanan kehidupannya, bahkan semua yang ada dalam dirinya. Perubahan dalam metamoforsis yang dialaminya, membuat saya (yang mengenalnya dekat) kagum. Dwi, panggil saja dia begitu.

Berawal dari pertemuan kami di awal perkenalan perkuliahan. Celana jeans kombrang, jaket baseball, rambut pendek terikat tetap terlihat acak-acakan. Duduk ala mas-mas tukang ojek. Sangat "lelaki". Setelah berkenalan, kami lebih sering berlalu daripada saling tahu. Sekilas dari perkenalan kami, dia seorang perantauan dari Kota Mataram, NTB. Itu saja. Acuh terhadap orang-orang sekitar, namun tak ada yg tahu... dia juga memperhatikan. Dua minggu setelah hari libur, awal perkuliahan memaksa saya bertemu dengannya lagi. Saya sudah lupa peringainya, tapi tiba-tiba dia menyapa saya dari jauh seperti juragan potong ayam, "Oiii, ,masih hidup lu..?!". Saya yg diam saja dengan polosnya menunjuk diri sendiri. "Saya..?". Ni orang salah panggil atau memang gak ada aturan dari sononya? "Iya kamu", tegasnya. Biarlah, paling juga hilang dengan sendirinya. Toh saya juga bisa menghindarinya atas ijin Tuhan. Itu pikir saya. Nampaknya..... Saya menghabiskan masa-masa kuliah saya yg indah dengannya. Saya geregetan dengan gaya dandanan ala kadarnya. Jarang mandinya, porsi makannya, gaya bikernya. Semua, bikin saya geleng-geleng. Dara The Virgin, i'm talking to you. Jauh sebelum kami mengenalmu, nak. Ada yang lebih tampan dari mu... Dia lelaki yang terjebak di tubuh perempuan, pikir saya. Saya ingat bagaimana kami (saya dan seorang sahabat lagi) berusaha keras menjelaskan duduk materi yg diajarkan dosen pada Dwi. Kami tak pernah keluyuran absen saat kuliah, atau mengunci dosen di kamar mandi. Tapi setidaknya berhasil menjawab, bahkan menerangkan pertanyaan dari seorang profesor. "Apa kalian tahu, apa perbedaan prabayar dan pascabayar?!". Kami sadar, hal itu tidak diajarkan di perkuliahan tingkat tinggi yg dia lalui.

Dan akhirnya, mendekati akhir dari usaha mengakhiri masa mahasiswa kami, Dwi berangsur menjadi totally woman. Berawal dari gaya berjalannya, walaupun masih tetap dengan jeans belelnya. Atau dari cara jalannya, bahkan cara bersendawa dan cara minumnya. Semua berubah semakin lebih baik. Hingga suatu hari saat dia berdiri sangat lama di depan kaca, dan akhirnya memutuskan keluar rumah dengan...niat hijabnya. Itu luar biasa. Saya menyaksikan sendiri perubahan seorang manusia dari dirinya. Hingga pada saat ujian final Tugas Akhirnya, dengan sante kayak di pante dia berkobar dengan karya Java Mobile-nya. Dia juga yang memperkenalkan saya pada pria tua yg jauh diujung dunia sana.

Dan sekarang, setelah petualangannya jauh di belantara Papua, dia kembali dengan tugas mulianya. Suatu hal yang mungkin tidak pernah ada di benaknya, cita-citanya. Bertempat di suatu desa kecil yg damai, dia bersepeda dengan tas punggungnya melewati sawah, ladang melon dan pekatnya kabut pagi di setiap hari kerjanya. Dan berdiri di depan puluhan anak yg siap menyapanya dengan salam, "Selamat pagi, Ibu guru...!!".








Salam Papan tulis,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…