Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari April, 2010

Dia saat ini...

Saya teringat oleh salah satu sahabat saya, seorang perempuan yang jarang menampakkan kemarahannya (hampir tidak pernah), di sebuah postingan pribadi di jurnalnya. Sekarang dia menjadi seorang yg berguna, sebuah hal yg didambakan semua orang. Saya selalu tertarik dengan perjalanan kehidupannya, bahkan semua yang ada dalam dirinya. Perubahan dalam metamoforsis yang dialaminya, membuat saya (yang mengenalnya dekat) kagum. Dwi, panggil saja dia begitu.
Berawal dari pertemuan kami di awal perkenalan perkuliahan. Celana jeans kombrang, jaket baseball, rambut pendek terikat tetap terlihat acak-acakan. Duduk ala mas-mas tukang ojek. Sangat "lelaki". Setelah berkenalan, kami lebih sering berlalu daripada saling tahu. Sekilas dari perkenalan kami, dia seorang perantauan dari Kota Mataram, NTB. Itu saja. Acuh terhadap orang-orang sekitar, namun tak ada yg tahu... dia juga memperhatikan. Dua minggu setelah hari libur, awal perkuliahan memaksa saya bertemu dengannya lagi. Saya sudah lupa…

Me and Mrs.Jones

Me and Mrs Jones(by Michael Buble)

Me and Mrs Jones, we got a thing going on We both know that it's wrong But it's much too strong to let it go now
We meet ev'ry day at the same cafe Six-thirty and no one knows she'll be there Holding hands, making all kinds of plans While the jukebox plays our favorite song

Me and Mrs, Mrs Jones, Mrs Jones, Mrs Jones We got a thing going on We both know that it's wrong But it's much too strong to let it go now
We gotta be extra careful That we don't build our hopes too high Cause she's got her own obligations and so do I Me, and, Mrs, Mrs Jones, Mrs Jones, Mrs Jones
Well, it's time for us to be leaving And it hurts so much, it hurts so much inside And now she'll go her way, I'll go mine But tomorrow we'll meet at the same place, the same time Me and Mrs, Mrs, Mrs, Mrs, Mrs jones