Langsung ke konten utama

Mbak-mbak gila pria

Kemarin saat saya diruang ganti, yang akan melakukan rutinitas nyemplung kolam. Saya mencuri-curi, eh... gak mencuri. Gimana gak kedengaran, si mbak-mbak yang bersebelahan yang lagi mandi kenceng banget suaranya. Uda kayak orang sekampung kalo ngomong. Mereka gak tahu, kalo saya dengar semua perbincangan ibu-ibu kaum-borjuis-mulai-lebay-deh-karena-mereka-kira-kamar-ganti-lagi-sepi. Yang satu terdengar sedang keramas, yang satu kebingungan bunyi hapenya yang dari tadi uda nangis aja. Saya, sambil ganti baju renang juga (harusnya baju selam, tapi karena belum dapat info dr Kacrut melulu, saya ikhlas pake baju balet. Suuucks.... Pingin saya cium tuh anak). Sambil pemanasan, lari-lari kecil, saya masih dengar penyiar "radio" ini.

Mince (bukan nama sebenarnya) as Perempuan pertama.
Yance (jelas bukan nama dia) as Perempuan kedua.

M : "Eh, mince, ni ada nih. Ada cowok yang mau kenalan ma kamu."
Y : "Siapa? Yang di facebook mu, bukan?"
M : "Iya, si Ferry itu. Gak suka yah? Udah aku ajak ketemuan nh besok."
Y : "Aaah..uda. Siapa aja, kenalan dulu aja kan? Gpp."
M : "Hmm...Ini tawaran lagi, Min. Ada temen ku, anak temen nyokap kalo mau. Uda mapan lho."
Y : "Cakep gak? Putih gak?"
M : "Iya, ganteng. Seleramu. PNS lagi anaknya. Masih single."
Y : (cekikikan. Yance mulai tertarik dengan tawaran).
M : "Eh, tapi kamu gak pilih budaya kan?."
Y : "Gak. Kenapa emangnya".
M : "Dia...Madura."
Y : (Yance sempat terdiam beberapa saat). "Ehm.. Gapapa sih."
M : "Dan..kamu pasti suka. Dia uda juga pernah Umrah."
Y : "Apa..?."
M : "Iya Umrah. Kan...uda mapan kan?"
Y : "Wiiii... seru seru. Kapan emang bisa dikenalin ma dia?"

Seterusnya saya tidak sengaja memutus pendengaran saya karena terganggu dengan bau kloset. Maklum, ada anak kecil nyelonong langsung setor dan voila... bau alam itu sangat menggoda untuk segera pergi dari ruang ganti. Urgh..... mambu.

p.s : Pastikan berdehem (ehem..) saat memasuki kamar ganti agar kehadiranmu di sadari oleh konsumen lain.




Salam Jeguuur,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…