Langsung ke konten utama

Saya di العربية

Tadi malam, saya bermimpi. Jarang-jarang saya sadar kalo itu mimpi, jadi saya benar-benar ogah buka mata, dan bangun. Saya, abang saya, adik saya berada di suatu tempat yg paling indah. Hihihi.... Kami berada di Mesjidil Haram, Mekah. Subhanallah.. Saat "terpaksa" bangun saya pakai senyam-senyum sendiri. Kayak orang memang gila. Byuuh, saya langusung curhat ke emak saya pada akhirnya. Emak cuman senyum tipis, sambil asik bersihin laser disc Jamal Mirdadnya. "Amin.", jawabnya. Tapi beberapa waktu kemudian, emak dengan muka penuh tanya, balik curhat, hmm... ngotot tepatnya. "Uda nyicil tabungan Umrah bulan ini? ", tanya nya ketus. Busyeeet... "Hmm.. Belum mak. Kan kemarin habis sakit, gak bisa ambil duit, gak bisa malak orang. Ya, belum.", tangkis saya. Saya, dan keluarga lagi getol semangat bikin tabungan ibadah bersama. Berapapun, bagaimanapun, siapapun dan pun pun lainnya tetap di terima ikhlas, sambil menunggu duit cukup buat berangkat. Pun 1000 IDR, yg penting sisihkan (ini metode bahasa ala koki). Itu pun sudah dapat pahala dari niatnya. Deg-deg ser juga. Impian kita sekeluarga emang mulia banget (selain jodohkan adik saya dengan anak pak mantri). Entah berapa lama lagi yg bisa ditempuh, atau apakah umur ini masih di panjangkan, niatnya ya kan ya?

Saya sudah terlebih dahulu kesana bareng emak tahun lalu beribadah ria. Dan saya sangat ingin pergi kesana lagi. Saya ingat tiap moment yg saya lewatkan. Saya ingat detail tempat yg saya kunjungi, terutama masalah kulinernya. Hahaha.... Ceritanya sih, saya bahas di Saung Tua saya, yang pertama, lalu kedua. Aaah, lupa saya posting kelanjutannya. Pantas, saya di teror banyak fans setelah postingan beredar. Ouwlala..Kapan tabungan ini cukup yah? padahal lebih enak kalo sudah punya suami, saya todong dia buat biayain semua. Cemerlang kejam, bukan? .
Saya sangat rindu berada disana. Sabar sabar (elus dada Moli, kucing saya) .






Wassalam,
, نورا

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…