Langsung ke konten utama

Pergino, kemano.....

[Intermezzo]
Pemberhentian di tempat cuci becak. Hanya ada saya pelanggan disini. Memesan jus jambu merah dan roti bluder kismis kesukaan saya, dan.... "menyiksa" perlengkapan kompi beserta wifi yg ada di tempat ini. Ulala, saya seperti karyawan bagian IT kalu berada disini. Simpel sebenarnya, kadang saya di minta tolong memperbaiki wifi yg lagi error. Padahal gak perlu jd orang It buat benerin itu. Hihihihi... Oya, sesekali saya lirik mas-mas pekerja dengan baju ala montir yang sedang mencuci becak saya. Coba sedikit lumuran oli >:) .
[Intermezzo End]

Dua hari belakangan, saya tidur jam 1 dini hari. Tersiksa dengan keadaan lapar yg menggerogoti tenggorokan sampai lambung. Mata yg susah di suruh tidur. Padahal sudah dibacakan buku Java Mobile ma JSP. Teteeep. Tadi malam juga, karena gak bisa tidur, saya secara "durhaka" gangguin emak yg lagi doyan nonton FTV di stasiun tivi SCRA (Secwarwa). Nonton berdua, telungkupan bareng, sampai akhirnya punya inisiatip telpun sepupu saya tengah malam. Hampir satu jam kita gosipin Ridho Rhoma, Kacrut sampai Anggodo yg gak kalah kita kulik saat itu. Emak yg kebingungan karena pulsa bakal tekor, uda komat kamit suruh tutup telpun. "Aaaaa....tidak, pulsanya emak habis ini. Matiiin, ntar KPK curiga. Ntar disadap." Dengan gerak lelet saya cuba cek berapa rupi-ah yg habis dipakai telpun tadi. Harap-harap cemas emak liatin hape canggihnya (yg gada kameranya, yg masih pake monoponik). Traaataa.... "Waduh, mak. Busyeeet." Goda saya. (Emak cuma lesu liat ekspresi saya). "Gila....1 jam 37 menit cuma habis 5125 duang". Emak girang, langsung berdiri di atas kasur, ambil selendang, putar lagi Iis Dahlia, jogetlah (HOAX).

Hari ini, saya tidak bisa di jumpai di Malang. Ok, saya ukur jalan lagi. Ini buat emak saya yg lagi sumpek di rumah. Saya undang beberapa kolega nya untuk ikutan nimbrung. Kasian beliau, banyak yg dipikirin. Jadi ibu itu emang orang yg multifungsi di dunia. Jadi guru, dokter, arsitek, manager bank, koki, montir (percaya apa gak, emak saya yg dulu benerin antena, bukan bapak saya), seniman, juga supir (semakin kelihatan saya begitu durhaka). Ini juga buat emak, yg gagal liburan akhir pekan karena seabrek kegiatan. Mudah-mudahan "liburan istimewa" di bulan 11 bisa jadi pelipur hatinya bareng bapak. Aaaaaaa... mereka bulan madu. Tidaaaaaaaaaaaak....... *begidik, nangis.

Well, saya pamit sampai besok. Gada oleh-oleh makanan. Gada ajakan dadakan. Oke, montreno uno perdito distancia bai-baino (opo kui?).




Salam piknikno,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…