Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2010

Menyambang Sambang

Oleh-oleh dari Papuma, Jember, Jawa Timur, Indonesia. Ada banjir, hujan, pisang tanduk, Prol Tape, Watu Ulo, Papuma, dan lain-lain yang belum saya tahu. Alun-alunnya yang saya suka, suasananya kayak di Simpang lima Semarang. Heeiii, akhirnya nongkrong juga saya di sini. Hehehe.....







Lalu serta merta, berkunjung ke Pantai impian ini. Iyaaap, pantai yang desir ombaknya mampu menyapu ketegangan dalam otak. Harum pasirnya mampu membius suasana menjadi surga dunia. Atau paduan warna sejati, biru pada lautan, kuning pada pasir pantainya, putih pada gumpalan ombaknya, hijau pada tumbuhan dan pepohonan di tebing-tebing menjulang.








Sekian.... Dagh !!



Salam,

Suatu sore setelah Ahad.

*Yang saya suka dari Hazelnut, karena harumnya bisa buat pikiran nyaman, lalu tiba-tiba muncul imajinasi berbagai macam jenis kacang-kacangan dalam mulut ternganga.
*Yang saya suka dari Kayu Manis, rasanya yg unik, dan harumnya yg khas. Selalu dirindu.
*Yang saya suka dari Kue Macau, bentuknya yang kecil. Tidak unik, tidak juga berasa. Tapi... Karena rasanya yg konsisten itu, sering dicari sebagai kudapan sore hari.
*Yang saya suka dari Sereal Gandum, bentuknya yg "mengerikan" namun renyah saat di lumat di mulut. Sangat di cinta.
*Yang saya suka dari keseluruhannya, jika saya nikmati bersama anda, di sore hari di suatu ahad, atau saat merayakan Milad teman-teman kita.

Arek Kenthir*

Lagu Alalalalong terdengar dayu mendayu, rupanya BoB Marley tahu ada panggilan masuk di ponsel saya (baca : nada dering). Ouwalala.... Itu si Bibir (maksudnya : adik saya) pasti minta duit lagi. Secepat kura-kura saya angkat juga itu telpon.

Notxa : "Assalamualaikum...duuuh, ngapain telpon lagi?"Bibir : "waalaikum salam. Eeee...ada perlu. Butuh masukan dari mbah." (Sewot.)
Notxa : "Opooo...?". (Agak males.)Bibir : "Aku mau PKL di Malang. Ntar ada 5 teman ku juga. Yang kemarin itu."Notxa : "Yawdah, bawa yg suka traktir ya?."Bibir : "Weee... Matre, lo".Notxa : "Terus jadi satu gak tempat magangnya?".Bibir : "Diusahain ini. Eh, tapi mereka gak ngekos. Tinggalnya di rumah".Notxa : (Menganga)Bibir : "Halo...oei, serius ni".Notxa : "Akeh men tho? Yawes, yang cakep biso berbagi kamar bareng aku".Bibir : "Apa...? Putus-putus". (Sok sinyal payah)Notxa : "Weleh...."Bibir : "…

Teach me how to be a Liar...

Yang saya suka waktu ada di Kantor Polisi adalah.. Sebelahnya ada warnet UGD yg segede lapangan futsal. Bisa bikin minum sendiri, makan ato cemilan juga tinggal ambil. Terus dengan laknat sekalian bikin pop corn, nunggu sambil godain kulkas yg isinya banyak minuman.

Sejurus kemudian ke kompi, eee...ada pesan dari Fen Feng yg suruh buka blognya. Pura-pura panuan saya buka jurnalnya dan mendapati tag-tag an yg jaman bahlul dulu terjadi pada jaman Jenifer Dunn kayak gini. Biar dia kagak nangis bombay, sebelum posting, saya amini yg sudah di doakannya.



Rule(s)nya : To tell u ,sexy people, up to six or more outrageous lies about myself, and at least one outrageous truth. (not sure how outrageous I can be, but I will try!. Fenty, how dare u give me this tag.U owe me to jitag-jitag kepiting nanti). Allow my prikitiew readers to guess which one or more are true. (Please leave a comment,send ur money will be great.i'll wait. I Love u,readers.Heeeng.....!) *weeiiiik, mbak-mbak muter lagu stink…

Pergino, kemano.....

[Intermezzo]
Pemberhentian di tempat cuci becak. Hanya ada saya pelanggan disini. Memesan jus jambu merah dan roti bluder kismis kesukaan saya, dan.... "menyiksa" perlengkapan kompi beserta wifi yg ada di tempat ini. Ulala, saya seperti karyawan bagian IT kalu berada disini. Simpel sebenarnya, kadang saya di minta tolong memperbaiki wifi yg lagi error. Padahal gak perlu jd orang It buat benerin itu. Hihihihi... Oya, sesekali saya lirik mas-mas pekerja dengan baju ala montir yang sedang mencuci becak saya. Coba sedikit lumuran oli >:) .
[Intermezzo End]

Dua hari belakangan, saya tidur jam 1 dini hari. Tersiksa dengan keadaan lapar yg menggerogoti tenggorokan sampai lambung. Mata yg susah di suruh tidur. Padahal sudah dibacakan buku Java Mobile ma JSP. Teteeep. Tadi malam juga, karena gak bisa tidur, saya secara "durhaka" gangguin emak yg lagi doyan nonton FTV di stasiun tivi SCRA (Secwarwa). Nonton berdua, telungkupan bareng, sampai akhirnya punya inisiatip telpun s…

Kayak gini...

Hidup saya mirip sinetron-sinetron di stasiun tivi swasta. Tapi bukan sinetron kolosal yg pake kemben atau baju kurang pakaian. Dalam benak saya, sedikit pun gak pernah nyangka saya berada dalam situasi aneh kayak gini. Saya seorang fleksibel, cuek, tapi gak peka. Maksud saya, kepekaan saya dalam menilai seseorang. Saya dianggap paling berada dalam level 0 dalam hal ini.
Sejujurnya, saya tidak pernah memposisikan diri saya sebagai orang hebat. Karena saya tidak hebat, pintar, kaya, apalagi bertalenta. Tapi, saya merasa harus menenggelamkan diri saya dalam suatu masalah yg dibuat orang lain yang menjurusnya kepada keluarga. Well, kalo sudah begini, mau gak mau, saya rela nimbrung lama-lama dengan tetua. Lebih simpel, secara universal, kebanyakan orang masih kolot mengangap ketenaran dan status sosial itu PENTING buat kehidupan mereka. Naudzubillah. Dan sampai sekarang saya heran, ternyata ada beberapa orang, atau mungkin banyak, yang punya pikiran picik seperti contoh barusan. Contoh li…

Saya di العربية

Tadi malam, saya bermimpi. Jarang-jarang saya sadar kalo itu mimpi, jadi saya benar-benar ogah buka mata, dan bangun. Saya, abang saya, adik saya berada di suatu tempat yg paling indah. Hihihi.... Kami berada di Mesjidil Haram, Mekah. Subhanallah.. Saat "terpaksa" bangun saya pakai senyam-senyum sendiri. Kayak orang memang gila. Byuuh, saya langusung curhat ke emak saya pada akhirnya. Emak cuman senyum tipis, sambil asik bersihin laser disc Jamal Mirdadnya. "Amin.", jawabnya. Tapi beberapa waktu kemudian, emak dengan muka penuh tanya, balik curhat, hmm... ngotot tepatnya. "Uda nyicil tabungan Umrah bulan ini? ", tanya nya ketus. Busyeeet... "Hmm.. Belum mak. Kan kemarin habis sakit, gak bisa ambil duit, gak bisa malak orang. Ya, belum.", tangkis saya. Saya, dan keluarga lagi getol semangat bikin tabungan ibadah bersama. Berapapun, bagaimanapun, siapapun dan pun pun lainnya tetap di terima ikhlas, sambil menunggu duit cukup buat berangkat. Pun 10…

Miladnya AdeL

Kemarin saya di culik sahabat saya, Icha(pek deh), jadi tamu di acara 17th Milad adiknya, Adel(ia Pinot). Dia bekerja keras agar saya bisa pegang kamera lagi (setidaknya itu yg sekarang bsa bikin saya bergairah lagi). Nha, ada 2 sesi ulang tahun. Siang hari untuk teman sekolahnya, dan malam untuk teman-teman tua gak tau malunya. Saya di kasih bekal kamera dan cerita singkat tentang tamu yg bakal datang nanti. Ada beberapa teman Sepak Bola bundar dari klub MU (Malang United, hahaha...moga gak baca tuh gerombolan,artikan sendiri). Okei... Acara di mulai tanpa saya, Ketupel (ketuaan pelangsingannya) karena harus rela ke dokter ini lagi. Bukan mau kegenitan disana, tapi adik sama emak saya sedang tak enak badan. Dan saya pun datang di tengah acara. Walhasil, saya "dikeroyok" dengan pasrah oleh teteman + tuan rumah. Huaiyah.... Baik, saya sudah pegang kamera, Icha. Cup cup...sini cium cium. Terima kasih untuk pelukannya. And so you too, readers. Tangan saya cuma dua, gak mungkin …