Langsung ke konten utama

Apel pagi rangkap sampai minggu depan

Maaf...saya sibuk setangah mati (judul lagu d'nasib yg baru). Dari bulan kemarin sampai hari ini, kulit gak bisa bernapas dengan lega, komedo gak bisa tumbuh sebagaimana mestinya, ketombe juga tetep berwarna putih gak bisa berubah jadi biru. Ouwlala.. Banyak sekali tamu yg datang ke rumah. Ini rejeki kan ya? Iya lah. Banyak tamu banyak rejeki, tambah berkah. Capek-capek juga gak masalah. Dari tengah desember lalu yg lalu dari teteman dari Jakarta, akhir tahun yg juga gak kalah rame dari Jakarta pula. Disambung sodara-sodara dari Surabaya. Lha.. sekarang, orang se-Papua sebanyak 34 orang tandang (juga) kesini. Info sekilat : Orang Papua gak sesedikit itu. Tapi gelak bincangnya 1 orang uda mewakili 1000 orang dari suku Maimurei dan suku suku lainnya. Yeah, rame sekali kalu digabungkan dari 34 orang itu. Hasilnya bisa mencapai 34.000 (hasil perkalian tadi). Eh, tapi juga masih sedikit ya? Penduduk yg bermukim sekarang kan uda ratusan ribu (itu juga dihitung yg tanpa KTP, menurut Lembaga Statistika yg di kepalai oleh Yurande Keirabul) ===> Hoax. >:)

Nha, ceritanya... (Postingan ini kilat, mencuri-curi, nyempilin waktu, takut para pembaca mengutuk saya jadi durian montong). Minggu ini, salah satu kepala Devisi dari kantor bapak saya akan pindah. Intinya mw lepas sapu tangan ya? Kebetulan karena pernah bertugas di Papua, di undanglah beberapa rekan dari sana. Walhasil, rencana wisata juga di"bengkak"kan menuju Malang. Dan tau gak siiiiiiiiiiiiiih? agenda mereka sebelum ke Malang itu yaitu adalah rekreasi ke Lapindo. Uuuuuuyhgh... Saya heran, ya heran lah, racun gituan kok dijadiin tempat wisata. Sudah ada peringatan kalu jangan lewat situ. EeeeE, ini malah pingin sowan(berkunjung) kesana. Mpreeet. Mw luluran kali ya?

Tik..
Tok..
Tik..
Tok..

Well, pulang balik Surabaya-Malang dengan jarak 2 hari 1 malam (kalu pake sepeda pancal), cukup juga bikin kembang kempis betis dan dagu. Lihat ni dagu saya, *nunjukin dagu kebelah ala Nike Ardilla setelah sengaja dibelahin dengan syilet. Saya mungkin bakal absen sampe minggu-minggu depannya lagi. Tapi saya akan masukan beberapa postingan garing ke draft nanti. Ato mungkin akan dilanjutkan oleh makhluk lain. Dan iya mungkin......."iyo maaaaaaaak, ini matiin internet". Yuk ya yukdagh...



Salam Kilat,


Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…