Langsung ke konten utama

Holiday, exclamation mark.




Pemain :
Renotxa as Nyonya rumah 1
Viona as Nyonya rumah 2
Kacrut as Penjamu binal
Banu Azam as Tamu sintal
Roid Pns as Tamu penyakitan
Mbak Ska as Tamu menyenangkan
Mz Roni as Tamu pendiam

Sutradara :
Sang Rabb

Abstraksi :
Liburan panjang para anak kuliahan sekolah kenegaraan. Mampir sejenak di Malang (kota indah sejagat Indonesia raya setelah Papua dan Bima). Waktu dioptimalkan semaksimal mungkin mendatangi ini itu anu. Putar kota Malang suka suka dengan kendaraan beroda. Sampai malam larut, srigala meraung dan mengeong, pulang dalam lelah tak terkira. Para penjamu serta tuan rumah beserta seluruh tamu bergembira(loka) ria. Tidur dalam ketenangan dan dinginnya malam yg menusuk tulang belakang. Berikut laporannya...















Sesi pertama : Air terjun Cuban Rondo


Setelahnya, menjajal kuliner Bakso bakar setelah sebelumnya mengincip Cui Mie yg tersohor sedunia itu, seperti yg di perpostingkan oleh Kacrut dalam kelebay-annya. Setelah beralam ria, selanjutnya bertandang sebentar di Saung Bersama sebenarnya(baca : rumah saya). Vio dan Mbak Ska sibuk main kucing sampai kucing saya mabok ketek. Jacko (ihiiii...) dan 5 kucing lainnya yg juga sempat terganggu mentalnya >> oke, ini lebay.Skip... Kami berlanjut asyik masyuk bersuka ria beranjak ke tempat tongkrongan alami di pesisir tebing, Payung. Ouwyeah... adem adem empuk liat terawangan lampu-lampu kota dari atas bukit. Hmm... dan ke tempat hiburan malam lainnya (ok, ini terlihat seperti tempat haram menuju neraka). Ini hiburan keluarga malam (ok, yes, asyik dah bacanya). Pasar malam yg sedikit lebih modern dengan kertas karcis yg tebal. Dengan sekuriti yg pakai seragam satpam (bukan preman pasar yg dibayar 1 bungkus rokok tiap harinya). Soooo.... ini lah hasil lain dari upload-an di situs yg lain.






evaluasi : Semua orang di gambar ini gila kamera. Jangan ikuti gaya mereka(tp Vio punya gaya khas,saya suka gaya cool ala jilbaber-nya.Toss). Ingat...SESAT.
Lanjut....(tertatih mengupload dan posting jurnal kali ini.Ini ulah sedipi, isp itu tu).










Terus berlanjut gak berhenti... sampai memori kamera uda koar-koar minta berhenti. Kebanyakan gambar dan model lebay profesional minta di jepret sana-sini. Saya juga akhirnya bingung mau jungkir balik kayak gimana. Tapi bohong kalu saya bilang tidak menyenangkan. We had a great time,huh? iya kan? ya, mbak Ska....asyik kan? iya..kamu Banu daratitisan. Gimana kemarin? Vio kusimawati, keren kan? Nha..kamu, anak muda, yg rambutnya kayak Hua Ce lei, Roid ya? Kacrut Saputura, bulu kakimu banyak. Cepat cukur. Eeee... mas Roni, itu kok diem aja. Ayo ikut urunan bicara.












Sesi kedua : Batu Night Spectacular

Daaaaan...... kembali pulang di malam hari.




Penutup : Liburan mereka di Malang berakhir dengan ucapan, Sodhaqolloh hul adzim....




Sekian,



Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…