Langsung ke konten utama

A man for a lady like me and you...

"Umurku.... Tinggal di hitung jari."


Itu kenyataan nya. Saya rela berhadapan dengan pernyataan saya sendiri. Entah berapa jari lagi. Saya hendak berkemas agar "pakaian" saya rapi, bawa "sangu" yang banyak, bersihkan "muka" biar segar kelihatan nya. Orang akan banyak menilai blog ini menuju ke arah religi. Hehe.. Biarlah. Begitu adanya sejak postingan pertama, readers. Siapapun kalian, bagaimana pun kalian. Bukan hanya inspirasi yang diharapkan. Tapi jejak kebaikan melalui pengalaman kecil saya. Saya berusaha tidak membenci sesuatu tapi saya tidak suka berbohong pada publik. Well, what i've felt, thought, it's been happening behind my past. Ah, iya, saya rasa masa lalu saya memberi kesan buruk di lain pihak. Ini yang membuat saya jauh trauma dan sedih melihat rapot merah saya pribadi.

Diam-diam, saya jadi penggemar gelap seseorang buat hilangin rasa bersalah saya yg lalu lalu. Sesekali saya mengikuti tingkah laku usia belianya. Tidak detail memang, tapi saya suka sosok sederhananya. Barusan, saya cermati obrolan singkatnya dan saya tertarik untuk mengerjakannya.

Ah... Mengaitkan obrolan itu itu saja dengan keadaan yg harus saya hadapi mungkin untuk 5 tahun kedepan. Nyokap beserta sodara-sodara tuanya tetep gigih menyuruh saya lebih intensif memilih seorang pria. Ok, rasanya terlalu sederhana dituliskan, tapi jabaran nya, biar saya simpan sendiri. Hehehe...
Ndak perlu setenar Galileo atau Obama, tapi sederhana seperti putra Aminah, Muhammad SAW >> emang gada yg sesempurna beliau t_t. Lalu bisa kah saya dapatkan yg mirip dengan nya dalam waktu dekat ini? Hehehe... Berasa anak kucing belum baligh tapi ikutan tebar pesona di musim kawin. Ah, hei kamu, mbuh sopo. Ndi sliramu, kang, maz, bang, cak, pace, uda, bli...?! Harus cari di toko mana? Harus tahajud berapa malam untuk tahu petunjuknya? Harus memakai pakaian muslimah seperti apa menurut kriterianya? Jikalau bisa dapat sekarang? Apa yang dilakukan? Jikalau ada yg menawarkan masa depan pada seorang wanita? Aah.. Saya hanya mewakili beberapa wanita saja, walau saya termasuk di dalam nya. Gak perlu dengar para peramal tentang kiamat tahun tahun itu akhirnya bikin saya cepat menikah. Haha.. Geli. Saya tak bisa tampil sesempurna pikiran orang, karena itu saya butuh orang orang yg mau melengkapi kekurangan saya.



* To my all beloved ukhties. Sheila, Selvi, Reti, Dita, Rara, Icha, Tika, Djen. A word itself, doesn't mean can't talk. Coz we never knew "a" right man.
I love you girls coz Allah :-).

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…