Langsung ke konten utama

Silaturahmi & Aidil Fitri



Selamat Idul Fitri, readers.
Mohon Maaf lahir & batin.
Semoga dipertemukan Ramadhan lagi tahun depan. Amin, ya Rabb.

Moment yang paling ditunggu semua muslim di dunia. Seraya berkumpul, bertakbir bersama, melepas rindu, bertukar cerita, berbagi tawa adalah kesatuan paket yang gak bisa dipisahkan. Sekalipun gak sedikit yang jauh dari keluarga, semangat kemenangan Idul Fitri, insya Allah tetap ada di hati. Well.. habis kata-kata saya untuk ungkapkan rasa terima kasih. Suka cita harus saya wujudkan pada akhirnya sebagai bentuk rasa hormat pada hari agung ini.

Next...

Beberapa hari menjelang Lebaran, takdir membawa saya untuk bertemu dengan beberapa teteman. Satu sms di hari petang membuat hari-hari saya sedikit suram. hihihi.... Yak, sms tanpa nama gak jelas, menodong saya untuk membawa sang pengirim untuk berikhtiar (wishes) kemana-mana. Awalnya saya ndak akan membalas pesan tersebut. Tapi dari gelagatnya, bisa dipastikan, saya mencium bau tak sedap. Meet Bung Perez, teman blogger saya yang kecantol mudik di Malang. Walhasil, saya akan menjamunya dengan deretan Ceramah hiburan sebagai proses silahturohim kita. Another story, Sepupu tergatalsuayang saya, Kacerut, juga kebetulan akan mampir ke Malang. Yihaa, rame sudah suasana (mengingat, Kacrut bisa memberikan suasana 1 kampung, dan bung Perez untuk 20 orang) awal liburan pns kali ini. Jadwal awal yang membawa saya bertemu dengan bung Perez, menyisakan rencana jahat saya untuk menjerumuskannya ke dalam Telaga biru (ohoho... mengapa dia selalu menganggap serius setiap kata-kata saya y? Mudah saja bagi saya untuk menyasarkan anak orang ke Selat Madura). Seperti aksi blind date di tipi-tipi swasta, bung perez melayangkan berita keberadaannya dengan, "Aku pakai sepeda motor putih, helm pink, tas polkadot" >> khayalan saya >> "Aku pakai baju badut ijo royo-royo, behel kuning, hati hancur & rapuh". Huaaam.... done. Kami lalu berada pada kendaraan yang sama. Tapi tidak lama karena takut terjadi hal-hal yang tidak halal. Karena kita punya aliran yang beda (bung perez pada aliran darah, saya pada aliran sungai).

Menyempilkan Kacrut pada akhirnya (mengikat, melipat, menaruhnya di bagasi adalah ide jahat yang paling bijak. hehehe..), then go to our next destination. Ouwyeah... usut berusut, kacrut juga mengundang paksa Jenk Vio untuk acara begatal kita. FYI (penekanan-mencibir pada bung Perez), Don't you know (..nuthuk kepalanya..), begatal dalam arti ke-Papua-an adalah it's time to--acting crazy till u feel ur heart stop beating. You can say, i'm the latest craze. Lalu tarik semua teteman yang ada sesuai budget dan mood mu. *elus jenggot.
Kami, akhirnya menjemput anggota pengajian terakhir di satu bilangan mall. Namun, sayang, 1 dari kami TAK ADA YANG PERNAH BERTEMU jenk Vio. Bla bla bla... pada siapa akan mengadu? Kenyataan yang terjadi tak ada satu pun rumput bergoyang patah-patah. Okei, dengan penghelaan napas massal, dan sangu nawaitu lengkap dengan doa buka puasa, kacrut menuntun Vio pada tempat strategis untuk bertemu. Tengok kanan, noleh kiri, dangak atas, manut bawah.... voila..... Jenk Vio di sambut dengan klakson beruntun. Ohoho... *liat wajah jenk Vio yang juga bingung kenapa ada mobil satpol PP yang jemput dia.

Pelabuhan berikutnya, membawa kami ke salah satu Family club house (berharap bisa di ganti Mate club house) untuk mengantar bung Perez yang sedang mengidam bola bowling. Kedatangan kita yang terlalu rajin, karena kedatangan lebih awal membuat kami nekat menunggu 1 jam kedepan dengan...

*kriik
*kriik
*kriik

Nothing. Hanya hal-hal yang memaksa kita untuk memperhatikan tukang-tukang yang sedang merenovasi restoran, melihat satpam yang sexy abis benerin sabuk tebelnya. Atau saling lempar guyonan dan tertawa lepas walopun tema-nya jayus abiz. Memutar otak, bagimana menghabiskan waktu yang masih tersisa banyak, bung Perez buka suara untuk bisa membeli seragam renangnya. Pengganti seragam renangnya yang luntur kucel setelah sekali cuci. Ouw my... Keprihatinan saya tak hanya sampai disitu. Harga pakaian yang dilansir seperti harga sabuk di Planet surf itu, juga berhias sablonan/bordiran kupu-kupu ngejreng sebagai tanda kebesaran. Wooot...?! Tergugah hati kami (tertawa guling-guling tepatnya) untuk mengantarnya segera membeli seragam renang. Then go tu di old skul mall, Bung Perez pun akhirnya (sujud syukur dia lakukan setelah dirumah) mendapatkan apa yang dia inginkan. Viva..

Perjalanan terus dilanjutkan untuk menyegerakan diri menjatuhkan pin-pin putih mulus berkalung merah. Yes, sudah lama sejak menjadi muslimah yang sibuk berdakwah, saya lupa bagimana cara melempar bola ke arah yang benar. Ke arah Kacrut kah? atau ke Bung Perez sajah? Menduduki 2 lines untuk 4 game yang akan di mainkan. Jenk Vio bertarung dengan Kacrut (setelah bertukar nama, ide jahil seorang muslimah), saya dan Bung Perez menempati podium sebelahnya. What's been happenning? Lempar-strike-none-lempar-tendang-banting (heeeiiii... bukan taekwondo). Skor yang mungkin sudah kalian lihat disini. Pertandingan unik antara ukhti dan akhi yang berakhir dengan silaturohim di Saung "beneran" bersama. Uyeah, rumah sederhana penampung keluarga, kucing, nuri, dan kura-kura. Berkelakar masing-masing (saya dengan paketan megengan, Jeng Vio dengan Boys before flowernya, Kacrut dengan makanan yang belum jadi, dan Bung Perez yang ndak tahu keberdaannya.) Berakhir dengan berpulangnya satu-persatu ke zona masing-masing.

Oukei.... ndak sabar menunggu berita selanjutnya. Teman-teman, karokean mah uda buka ini. Kapan pulang ke Malang? ihihihi....



Salam tempel,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…