Langsung ke konten utama

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak giant) asik menghubungi teman-temannya. Dan saya? dengan senang hati mengagumi otot yang gak bergelambir kesana sini. Byuh, saya seperti kutil diantara pria-pria gede tersebut. Sekali pegang, semua badan berserakan kayak puzzle.

Intip-gak kedip-jepit-tahan...lha? bukan. Intip-gak kedip-melongo-mimisan. Seperti itu kira-kira tingkah laku yang harusnya tidak dilakukan wanita 23 tahun ini. Emang gemesin c. Akhirnya, datang juga yang ditunggu. 2 teman sepupu saya yang kabarnya akan menginap dirumah 2 hari kedepan. Bukan 2, saya ralat, 3 orang binaragawan akan ada ditengah kehidupan rangka saya selama 2 hari 1 malam kedepan. First impression? Mereka berotot walopun masih memakai jaket. Pastinya. Tegak, sehat, dempal, sintal. hahahaha.. Pokoknya gambaran para gymnaster(mekso) jaman sekarang dengan menu makanan yang melebihi dietnya para model-model. Muscle man yow.
Benar aja, saya pun mengalami proses perkenalan, berjabat tangan dan menyebutkan nama. Bisa dirasakan berapa dasawarsa mereka bentuk otot-otot baja. ck ck ck, jabatan tangannya, tegas, lugas, mantafh.. ciri-ciri seorang yang friendly. 

Akhirnya, mobil abang saya berhasil membawa 3 binaragawan (empat, dengan sepupu saya) dan seorang tante tua keriput (baca : saya) pulang dengan selamat. Ah, tidak perlu ada satpam ato pos ronda keliling. Karena saya punya 4 suparman dirumah. Hahaha.. Dan tau apa yang terjadi selanjtnya? saya akhirnya melihat sendiri badan mereka walo dengan kaos yang keliatan ketat. wuw, astagfirullah.. tidak mau tergoda. astaga, ndak pantas kamu hei wanita. Ini dosa. Tinggalkan kegiatan busuk mu, pakailah mukena mu, jangan ditanggalkan. But they're so gelembuk-gelembuk. Ah, saya gak mau punya pasangan segempal mereka. Saya suka yang sehat. Hmm, sehat dengan pola hidup yang baik. Konsumsi daging rusa dan hanya memakan sayur brokoli, seledri dan buah kurma. Dan sehat lahir batin. Ini penting untuk keturunan saya kelak. 

Mengenai kontes nya itu sendiri? Bisa diprediksi, para binaragawan (gak ada binaragawati) yang nantinya ikut kontes akan berpakaian ala kadarnya. Bisa dikhayalkan sendiri kan? Okei, saya tidak meu membahas lebih jauh selain tubuh yang diolesi minyak goreng, minyak angin ato semacamnya, ah..bodo amad. Pokoknya so slicky, slippery (sama aja artinya). Licin-licin piye. Udah itu aja, tak dilanjutkan. Kata mbah, pamali bicarain orang. Apalagi yang sintal-sintal kayak gitu.iiiih, merinding duluan.
But anyway, pagi ini mereka ikut kontes padat-padatan otot. Dan kelanjutannya, saya ndak mungkin nonton, tapi menjemput mereka pulang. Ya, paling gak. Sedikit sisa minyak goreng masih ada dikit di badan mereka.

Udah ah....postingan dosa kayaknya hari ini.
Udah ya? Doakan saja saya bisa jaga mata.
*masih penasaran ma minyak yang dipake di kontes binaraga. Apa ya namanya?




Salam otot rangka,




Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…