Langsung ke konten utama

Bad, not Bad, I'm okay

Vaksin flu dalam badan seksi saya sudah habis. Reaksi kekebalan untuk menghadang bibit flu suda gak bereaksi lagi. Apa yang terjadi selanjutnya? Flu berikutnya sebegitu gampangnya masuk dan bersin-bersin pun koar koar gak jelas lewat hidung a.k.a mbeler. Mengapa harus vaksin flu? Kenapa gak ada vaksin kebal kere ato kebal bodoh sekalian. Biar abadi aja sifat cerdas ma keahlian lompat tali. Belum lagi, vaksin menengitis yang sekarang masih jadi pembicaraan orang atas. Lha...kalu bener tuh ada kandungan babinya. Waaaa, kalu hilang efek obatnya bisa-bisa saya jadi seharam binatang tanpa leher itu (Doh). Badan ini gak mungkin selaknat itu, hooo... But anyway, semua orang pernah dapat vaksin itu dan sampai sekarang gada berita tentang manusia berkubang setiap hari di lumpur, ato paling gak, gada fakta kalu ada manusia yang gak bisa toleh kanan kiri kalu lagi nyebrang jalan. Alhamdulillah. Saya yakinkan pada anda sekalian kalu hal ngayal kayak gitu gak akan terjadi di dunia, kecuali hal-hal yg bisa memungkinkan.

And the plan goes...

Akhirnya tiket ke Papua sudah OK(kata front liner tour agent-nya). Tinggal packing, siapin mental, bawa garam-bawang putih (buat ngusir vampir berkoteka), dan kameraaaa (yeah..Camera on the ride). Padahal gak harus tidur dipohon, berburu dulu buat cari makan, mandi disungai yg banyak buayanya. Setidaknya ada Happy puppy buat semedi. Ada Pizza hut buat nyambung hidup disana. Itu lebih dari cukup, sumini. Banyak yg tanya, kenapa gak mau balik ke sana. Hmm, oke, saya konfirmasi di situs legal ini. Bukannya ndak mau. Tapi masih belum ada niat kesana. Soalnya kalu disana yg ada malah habisin duit negara. Selain buat belanja, juga dibuat masak, terus dibuat mandi. Jyaah..bukan bukan. Tapi gak ada yg dilakoni disana. Paling cuma masak, cuci baju, ngepel, ya..hal-hal yg dikerjain asisten ibu kalu dirumah. Tapi diambil saja hikmahnya, saya bisa tenang keluar Malang. Keluar dari pergunjingan jodoh yg gak jelas rujukannya kemana. Dari parete, geng-gong, sampai aparatur negara yang gak boleh disebutkan namanya disini juga ikutan sebar gosip gak benar. Dosa kalian semua...!!!
Saya juga bisa merintis cita-cita saya menjadi pengusaha koteka yang nantinya bisa meng-ekspor koteka pilihan bentuk dan warna ke mancanegara. Mengharumkan nama bangsa dan budaya. wow..cita-cita yang mulia ditengah penurunan nasionalisme saat ini. Tapi masih (tetep) berandai-andai kalu bisa tiket ini diganti dengan perjalanan ke kutub tenggara. aaah, disyukuri saja. Mungkin disana saya dapat petualangan super seru dengan teteman yang sedang menunggu saya. Oke lah, mungkin kita bisa reunian di Jayawijaya ato di Halmahera paska diduduki OPM. Kita cari cendrawasih dihutan mungkin, ato kita berlari-lari kejar kejaran di sepanjang pantai Papua. aaah, saatnya menata rencana liburan ke Papua nanti. Tas backpack juga sudah saya siapkan, kalu-kalu ada monyet nyasar dijalan, saya bawa pulang ke Malang nantinya. Tapi kalu saya ditangkap anak orang pedalaman sana? hmm, mungkin saya yang gak janji bisa pulang ke Malang. hehehe... saya bisa di madu 3 sama kepala suku nya. jyaaah...gak ah. Astagfirullah. Doakan saya, biar hasil liburan keluarga ini lebih dari ekspektasi.

Balik mundur. Karena rencana pergi tinggal beberapa hari lagi, saya manfaatkan waktu sebisa mungkin. Seperti apa? usir kucing yang biasanya nongkrong di balkon, gantiin sepupu saya jadi ibu untuk ngurus bayinya(kecuali menyusui ma temanin suaminya), walking photography, menempatkan kuping pada kerusakan fatal. Gimana ceritanya? Fiuuuh, tarik napas. Kemarin (eng ing eng), selepas pergi ke pernikahan seorang teman, saya bersama 2 anak orang yang masih dengan pakaian tamu (si mr.Melloow dengan kemeja itemnya, nyai Dombret dengan daster batiknya) berangkat ke sebuah karokean ternama. Just info, saya tidak memakai kebaya merah itu lagi. Sudah saya lepas, sudah saya ganti dengan baju montir. Sampai disana, kami mulai takabur dengan lagu melayu-dangdut-oriental-arabian. Oke, masih ditolerir karena masih dalam status wajar. Sampai satu persatu teteman yang lain datang. Mr.Fast food, lalu Mr.Sadari dulu. Sambil malu-malu(in) gak mau nyanyi, akhirnya mereka pun nimbrung buka suara. Semua pasti setuju kalu kesan pertama itu perlu, bahkan sangat menentukan. Itu yang saya dapat dari Mr.Sadari dulu. Tersipu dia malu, lagu pertama yg akan didendangkannya pun sudah ada di list. Mau tau lagunya? Love hurts by Nazareth . Rocker kribo jaman bapak ibu masih SMP dulu. Awal intro berjalan mulus, namun.... lirik pertama yang dinyanyikan, "Love hurts.......". Oh my susu kedelai coklat. Berani taruhan kalu mulutnya dekat banget ma kuping saya. Ato mungkin nyonyornya hampir masuk ke telinga. Kenceng banget. Seketika itu juga gelap, kepala pusing, agak kejang, penyakit kulit kumat. Saya hampir mimisan. Bung sadari, siapakah nama nenek mu? Makanan apa yang masuk ke perutmu? Kenapa bisa pita suaramu semerdu petir kilat di tengah hujan? Lengkingan Mariah Carey ato vokalis Aerosmith kalah oktaf dengan lengkinganmu. Ini kali pertama saya trauma masuk ke tempat karokean. Hmm...Ato kita buat kata lain. Ini kali pertama saya trauma dengan lagu Nazareth kesukaan bapak saya. Ampuuun deh. 
Ah, setidaknya, saya bersenang-senang sebentar. Gak lama, ambil sedikit jam istirahat saya buat mereka. Sudah dulu, saya teruskan lain acara, tapi tidak dikarokean. Bila nanti ada yg upload video ditempat karokean. Percayalah, saya tidak ada dalam kerumunan mereka. Saya lebih senang duduk manis memegang tasbih dirumah.




ps : ada yg trauma ke tempat karokean?




Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…