Langsung ke konten utama

Sibuknya Bu Sibuk cari Usaha

Salam Ngeong....

Hari ini, berasa panjaang banget. Mengapa? Iya, kerjaan saya beberapa hari terakhir, selain mengerjakan sesuatu yg mutu, lalu setelahnya adalah liatin jam. Hitung malahan. Fiuh, kelar pelatihan, hal yang paling enak dan wajib dilakukan adalah MAKAN SIANG. Mengingat, pagi ini, banyak kebiasaan yang meleset untuk dilakuin. Seperti apa? Ya, sarapan pagi, ndodok di wc, minum susu, benerin genteng, sampai ngejar tikus di plafon. Hmm, berat sekali. Kadang kala hal yang paling (sering kayaknya) bergairah untuk dilakukan absen sebentar. Kegiatan poto2 agak sedikit dikurangi karena kerjaan yang lain. Sampai sekarang, si kamera ngambek dan gak mau diajak ngomong. Hei, aku berusaha kasih penjelasan, dia-nya aja gak mau dengerin (oke, sekarang aku uda mulai gila). Dan lagi, banyak sekali teteman meminta bantuan buat ngurusin masalah kampus. Mulai bantu ngurusin sekripsi, ngurus ijazah, ikutan seminar, sampai ngecengin dosen (wuyuh, berasa jadi mahasiswa gatal). Seperti kata nirina, "Hidup sehat itu gampang". Tapi kok gada pengaruhnya ya? Iya, ngaruh ama pembahasan masalah kampus tadi emang gada juga hubungannya, dasar ijuk.

Oia, kemarin saya sempat ngongkow bareng teman kantor media yang dulu. It was fun. Ceritanya ngumpul yang harusnya kangen2an, malah jadi ajang ngerumpi gak jelas. Dari 2,5 jam yang dijabanin, 2 jam dilalui dengan tema gosip yang sama, orang yang sama, dan ngakak yang sama. Dasar dosaaa... berasa keren aja tuh anak2 (kayak saya gak aja). Cuba kalu nirina bisa ganti moto iklannya jadi "Lingkungan kerja itu gampang" buat semua orang. Pasti kenikmatan bekerja lebih dalem rasanya. Ya, buat yang uda dan yg masih kerja sekarang sih, pasti tahu lingkungannya kayak gimana. Hehehehe, jadi ngerasa legawa keluar kantor. Gak dapet aneh2nya dah. Oia, sekarang lagi giat2nya muter otak buat bikin usaha. Buat nyambung hidup kelak. Gimana caranya bikin usaha yang dimulai dari rumah. Ini yang seru. Bareng sepupu ke toko buku cari buku tentang caranya bikin usaha. Voila...dapat satu. "Wah, ini dia. Awal mula anak muda sukses. Hahaahahahha......" . Saatnya berkarya wahai wanita. Saking semangatnya, sampai dirumah, langsung dipelototi. Judul bukunya Cara Kaya dari Rumah, karya (lupa ah pengarangnya). Dan hasilnya...

  • Lihat cover : "Wah seru nih, asyeek, jadi pengusaha."
  • kata pengantar : "seebh..makin dekat"
  • daftar isi : "Ini dia nih."
  • Bab 1, Tempat penitipan anak : wiiik, yg bener aja. Yang ada anak2 pada sengsara semua.
  • Dekorasi acara : Aduh, gak kreatip amat.
  • Kursus menjahit : Busyeeet, masukin benang ke jarum aja gak bisa.
  • Jasa penerjemah : Bahasa hewan?
  • Salon khusus : Buat yang botak. dst...
  • Bab 2, Warung mie instant : bakal habis dimakan yang kelola.
  • Jual Susu kedelai : Waduh, pemasok di kota adanya susu kucing.
  • Buat kue kering : Oke, rasa gosong.
  • Makanan sea food : (langsung sobek kertas, benci banget ma sipud).
  • Bab 3, Toko parfum isi ulang : bau sulpur ma belerang.
  • Kios majalah rumah : Majalah Bobo?
  • Depot es batu : Opoooo maneh.
  • Bab 4 , Reksadana : apapun namanya, aku gak ngerti.
  • Budidaya kambing : Masya Allah, hewan ini membunuhku.
  • Jasa Feng Shui : well, di tubuh saya tak mengalir darah Wong Fei Hung.
  • Indekos : Wehehehe..khusus pria, brondong, single.

Yaaah, jadi kayak orang budug (dasarnya emang IQ tanah). Kepala pening, mata berkunang-kunang, bibir membesar, kaki terjepit (ooi, pintunya jangan ditutup, belum keluar nh). Emang gak ngerti maksud dari buku ini. Gak ada kemampuan yang cuocok ma pekerjaan diatas dan segala sub bab lainnya. Keinginan untuk buat usaha masih gak mau redup. Tapi masalahnya, apa yang bisa dilakuin? Menelaah kemampuan yang terpendam. Seperti apa?

Hahaha, kemampuan saya? pandai berdoa seperti anda semua. yang lain? itu aja. yang satunya? gak ada tuh. Coba cari diwarung sebelah. Well, jadi, bikin usaha apa?
Tetep jadi tukang poto keliling aja. Hehehehe...


Salam Ngeong,

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…