Langsung ke konten utama

Good-Bad times sehari itu

Kemarin, harusnya sudah ada dalam bayangan kalo moment nya paling fresh n paling cool. Seenggak2nya, perjalanan kita menyenangkan. Pergi-Pulang. Tapi kayaknya, kejadian kemarin bener2 bikin paradigma ma sugesti total dalam diri saya. Yah, paling nggak, otak ini masih bisa berfungsi setengah.

Kronologinya, kemarin para Oepilers (maksud : anak2 pengupil) pergi ke Surabaya. Rencana awal yg harusnya jm 11 ngaret ampe 12.30. Diperjalananya sih gada perasaan gak enak ato gimana. Cuma hujan nyambut kita dari berangkat. Well.. Rain. Romantic time,ever. Itu poin pertama. Gada yg bisa ngalahin moment hujan2 sambil makan bakso. Sayang, kita cuma makan AC dalam perjalan. Nyampe di Sidoarjo dirumah kerabat, kayak biasanya, mengacaukan isi rumah, nyebar gosip ampe mulut berbusa. Pamit n cabut ke Surabaya jemput seorang teman,teman sepermainan. TKP yg dituju, salah satu plaza paling kece dan...berabe.
Sejenak ganjal perut terus cabut. Sampai diparkiran, starter mobil, jalan nanjak, turun lagi, berhenti, dan.... Mobil gw gak bisa jalan. Doh, keringat dimuka uda kayak air shower. Mobil dibelakang uda marah2 gak jelas. Ni mobil tetep gak mau jalan. Gosh, gimana nh? Sumpah demi Mie Pangsit Super pedas di Gang Jangkrik. Panik semua manusia dalam mobil. Gilaaak, yg sempet2nya jadi pikiran waktu itu, gimana cara makan 1 lusin J.co dirumah nanti. Masih panik ama mobil. Biar bisa jalan pelan. Tetep aja gak full bisa jalan. Posisi kemudi akhirnya digantiin ma teteman yg lain. Sembari pria2 berusaha tenang. Para wanita asyik luluran. Aq asyik main layangan diparkiran. Gak. Yg ada pola sikap khawatir berlebih sambil ngundang Parno diotak.
"Gimana kalu gini?"
"Koq bisa sih jadi gini?"
"Kan baru di serpis kemarin."
"Kalu dijalan kayak gini lagi? Gak bisa pulang dum? Gak bisa nikah dum?"
"J.co nya keburu busuk nh".

Uda berasa emak2 uring2an ma anak dan bapaknya. Beuh, sempet ngerasa jadi trauma ma hujan. Kayaknya, yg bikin error hujan deres terus banjir dh. Itu poin 1,5. Akhirnya, perjalanan pulang yg deg2an, lewat tol-lumpur lapindo-taman safari BERHASIL dilewati dengan suka cita dan masuk angin hebat. Poin selanjutnya, Jangan temani Pizza dengan minuman cola. Sangat berbahaya.




Dan poin selanjutnya, Jika dalam kesusahan. Mendengarkan lagu lama di Radio lawas, sedikit ampuh hilangkan rasa khawatir. So, tetap tenangkan pikiran untuk readers semua.
Jyaaaah...

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…