Langsung ke konten utama

"We did it." Power Babyranger..!!


Huehehehe…. (kalimat awal yg garing banget, ketahuan kalo gila).
Jadi pingin balik lagi ke tahun 90-an. Waktu kite2 (untuk umur 1-9 tahun di era-nya) masih jadi kecebong. Seneng2nya nonton kartun ato pahlawan2an sepuasnya, biarin udel penuh daki ato ingus naik turun dari idung ampe dagu.
Film yang disuka..? banyak. Gak kehitung lupanya buat hafal semua. Tapi, sejauh yang dilalui. I love u all, movies.
Nha, akhir2 ini, Karena keseringan pergi (berpetualang cari bekas kuku) kesana kemari, beberapa kerabat sempat dibuat bingung. Yeah, setiap ditanya.
“Dimana ?”, dijawab “Di kota X”. Ato “Posisi dimana ndok?”, balesnya “Di selokan Y”. Duuh, pada khawatir kali ye? “Jadi aja loe Power Ranger”.
Eiit, yaaaa. Seperti dapat pencerahan sempurna sang Dewa Budjana.
Cahayanya terang banget.

Waah, makin dekat.

Blessing me.

Kereeen.

Heeeii, senter-nya jangan dekat2. Panas tau.
Power Ranger. Ini yang sekarang ada diotak penulis cantik ini. Mungkin itu juga yang jadi alasan, kenapa akhirnya jadi murung beberapa pekan belakang.
Selalu berpikir, “Sebenarnya power ranger apakah aku ini..?”. Yang pasti Zordon punya 6 (ama putih) besi berjalan yang resmi di tivi.
Lha aku..? pasti bakal 7 sih. Cuma yang bikin pusing. Warna power ranger model apa? Orange? Krem? Ungu?.
Hmm, susah juga ya? Gimana kalu abu2 polkadot kuning? Yaaaa…. Kayaknya cocok tuh. Oke, kayaknya pantes juga anggota Power ranger dibuat malu.
Bisa2 serialnya uda gak tayang lagi kalu ada anggota badut kayak gini.
Well, lepas dari kegiatan heroic diatas, kegiatan heroic yang saya lakukan jaban waktu akhir2 ini.
Dengan moto WE SERVE YOU BETTER, kayaknya rumah bisa dijadiin spot-nya BabySitter power ranger kecil yang lain. Umur tak dipermasalahkan.
Mulai dari dedeq kecil mpe emaknya pun kita tampung buat ditimang (nha lo, kurang asik gimana tuh?). Liburan sekolah yang bakal menyita waktu ini sebenarnya hal yg gak asing dirumah.
Keluarga jauh dari tante, opung, mpok, ma encing, semua pada datang memeriahkan suasana. Seneng2 ajah sih.
Rame, banyak yang bisa dijail-in, dipelorotin mukenanya, ato lempar anak2 kecil ke loteng terus dibiarin seminggu (hihihi, bisa jadi teman kucing ma tokek deh). Acara kumpul2 biasa dan… (jeng jeng) Jadi emak2 mereka. God, help me quickly !!.

Absen dulu deh :

  1. Gamal : Power Ranger Abu-abu. Yang lebih pantes disebut Ringgo versi tukang minyak. Napsu makan yang besar, pendiem kalu tidur, bakat gambar-nya lumayan ancur dari adeqnya. Suka berdansa ala musik harmonika dengan genre dangdutmania.
  2. Rizal : Power Ranger Orange. Yang paling tua, tapi cemen kalu mau naik wahana apa saja diseluruh dunia (saya yg paling parah). Paling banter, Marry go round? Yaa, percayalah. Lebih suka panjat tangga daripada panjat genteng. Kebanyakan manggut2 mengakibatkan lehernya melar. Isi otaknya paling encer dari yang lain. Mungkin kebanyakan air.
  3. Epang : Power Ranger Coklat. Pria kecil yang gak sesuai ma umurnya. Pantes jadi nanas berjalan dengan rambut ombak (hubungannya?). Bahagia jika didiemin dirumah ma PS (ya iyalah, gak pake dong). Napsu makan paling gede diantara yang lain. Mungkin serat2 makanan dalam tubuhnya gak ada yang dibuang.
  4. Salsha : Power Ranger Ungu. Cewek dan paling bontot. Pemalu tapi malu2in. Lanjutan..
Gada kok yang salah. Kayak kemarin ajah, karena kasian liat mereka kerja rodi dirumah, ide cemerlang datang bak penolong turun dari lantai 2.
Eng ing eng.. “Kita ke wahana bermain”. Yah, sebut aja TPA ato tempat penindasan anak. Wujuh, seyeem amat. Seharusnya kita yang gede2 yang ditindas.
Oke, kita mulai dari galeri hantu, tangan begoyang, duduk melayang, kodok ngorek, tokek kerokan, dan… tembak bola.
Dimana yang main adalah anak2 dibawah umur kedewasaan. Salsha, anak paling bontot ngotot masuk ke area itu dan otomatis, saya, Angelina Jolai, sebagai instruktur babysitter Indonesia, harus mengantar dan menjaganya. Tapi mah, karena banyak anak2 kecebong disono, jadi was2 juga. Uda kayak diarena perang aja. Harus jalan nunduk, koprol, kayang, merambat, lewat sungai (woohoho…) dan paling banter kena tonjok bola terbang. Gak sakit sih, soalnya balesannya kite lempar balik bakiak embah-embah. Walhasil, predikat babysitter jadi babyjongker (jongkok gaya jumper). Belum lagi kalu diajak makan, buseet, semua orang yg liat pasti tanya, ini anak2 manusia apa Tapir berusus besar..? Hanya emak2nya yang bisa jawab. Ambil sana, makan sini, tambah itu, tuang ini, lempar sana, hajar sini. Ini makan apa tawuran?. Tapi dari semuanya, gada yang paling nyenengin selain ketemu adeq2 kecil ini. Ketemu para cabe2 rawit yang aslinya gak pedes kalu dikunyah. Ketemu penerus power re-ranger berkostum Taekwondo. Harusnya dijadiin agenda rutin tiap 2 tahun (ingat, 2 tahun) sekali. Biar otak juga fresh. Muga2 makin gede, mereka inget perjuangan sepupu2nya ini. Termasuk penulis.
Ingatlah readers, termasuk penulis.
Kenanglah jasa2 kami (teman-teman pangasuh yang lain termasuk penulis). Agar mereka tak kurang ajar saat kami tua (paling banter, dipendem di kamar mandi), dan menghormati kami (bagi duit kerja perbulan-nya) dikala usia senja.
Nasiip….. (tua duluan)

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…