Langsung ke konten utama

Casting Tarzan

Well....hi there manusia. Haha, met Bulan Januwari. Selamat datang sedih dan bahagia 2009. Huaa, tak terasa sudah saatnya menikah (eeit, maksudnya kita yg belum nikah pasti nikah,ya tho? ). Selamat datang permen karet yg membahana di langit2 mulut manusia. Gimana? Sudah menjalankan resolusi 2009? Seperti..
-nabung koin?
-gemukin badan?
-ngumpul upil?
-ketemu Radith?

Akhir tahun yg habis diangka 31 ini saya lakukan dengan perjalan pribadi. Pake duit sendiri, nyetir sendiri, gosok gigi mpe ganti baju juga dilakuin sendiri. Dengan hal yg sudah lama tak dilakukan seperti rampok DiViDi dan acak2 toko buku. Hmm, sembari bertemu kawan lama yg lumayan bikin senang. Siboook...haha. Dan sedikit tertunda karena Omset kadar P2s yg kerap disebut buang aer kecil terganggu.

Dan disitulah kesialan hari penutup tahun lalu yg menjadi legenda untuk anak cucu ku kelak. Yaaaak... Berawal dari hasrat rindu toilet, lalu menuju ketempat semestinya yg pasti. Menujulah otak ini,eh, kaki ini ke salah 1 bank terpercaya. Cari toileeet...(teriak2 mpe mau buka celana). Itu pintunya, "kloseet, am komiiing". Braaak..."aaaaaa". Gilaa, edan, najiz, kupluk, panci, wajan, mie, masak yuk... Kauw hawa kebobolan. Toilet wanita digunakan pria paruh baya menuju tua, dengan celana terbuka dan...pintu terbuka. Watde..!! Hello mister. Ini kamar cewek. Banci dadakan kah anda? Mukaaa gilaa...cepat2 istighfar dan balik badan (suer gak napsu ma yg tua. Yg perjaka masih banyak berkeliaran). Yaakz... aargh. Perampasan hak toilet duduk wanita oleh kekejaman pria. Aah,bodok. Cepet2 dah masuk kelar pak tua laknat memerkosa toilet. Fiuh...lega. Habis sudah kotoran dalam tubuh. Saatnya keliaran lg. Berdiri, dan....a*#&¿¤#!. Gak bisa kebuka. Aih, tolol. Eh, tolong. Gimana nasib orang tua? Kakak? Adik? Kucing kecil? Waaa.... Masa depan ku. Haruskah sisa hidupku ditoilet ini?
Pastikan orang tua dan sahabat menjenguk 1 minggu sekali. Haaaks... Balik ke usaha pembebasan hak untuk hidup dari toilet bank. Cara jitu saat itu adalah :
- Gedor pintu mpe ancur pintunya
- Teriak minta tolong,kalo perlu nyanyi 12 lagu. Insideeee....yow Mariah.
- (jangan ditiru) manjat tembok kamar mandi.

Yeah, i did it,guys. Hal bodoh yg dilakuin di akhir tahun kemarin. Beruntung, sesudah manjat urung melompat. Mengapa? Tempat air kloset berhasil kupatahkan. Yees...selangkah lagi menjadi Tarzin. Huha Humbala balugaga..

Untung lulus TK, secepat mungkin telpon abang untuk menyelamatkan adik kesayangannya. Wuyuh... Bala bantuan segera datang dan mari mengisi kengangguran dengan... Eng eng ong "Maen Layangan". Gak lah. Diem + berdoa, beri salam dewa Toilet, Toireketekituz.

5 menit kemudian.

Akhirnya seorang pria yg gk tau mukanya n cuma dengar suara "kucuran kecil"nya.

Aq : Mas...halu
Pria : (ngucur..)
Aq : Bapak, pakde..
Pria : (suara rosleting)
Aq : wei,,bau tau. (Hehe..ngayal)
Pria : (bukakan pintu toilet haram)
Aq : (memeluknya,menawarkan diri jadi istrinya).gak lah.gak mungkin harga mati mah.

Teng Teng.... Kembali begatal. Garuk sana, garuk sini.

I'm Done...


pesan buat anak cucu : Perhatikan pintu toilet umum sebelum menggunakanya.

Postingan populer dari blog ini

Ciptaan Alloh bernama mentega-margarine-butter-roombutter

Assalamualaikum,
Well, ini postingan dadakan yg mengejutkan. Kebiasaan saya pada roti (apa namanya ya?). Ah, pokoknya setiap saya mencuci mobil ditempat ini, sedikitnya saya makan satu roti kismis yang menurut saya endul. Roti biasa dengan merk "F" (huruf awal yg sebenarnya). Sudah bertahun-tahun lho saya mengkonsumsi kudapan ringan ini. Tak lama setelahnya, pagi ini, beberapa menit setelah saya memulai postingan ini. Dengan mulut penuh roti saya iseng melihat komposisi dari roti ini dan saya mendapati tulisan roomboter (begitu tertulisnya). #Gleeek.
Saya cemas, bingung, panik. Maklum, saya bukan orang yang senang dengan istilah-istilah perkuean begitu. Untung ada komunikator yang bernama hape. Saya hubungi juragan kue, sahabat saya, Bude Xocolatl. Saya bertanya "Roomboter itu rum?" sambil berharap dalam hati seraya berkata, "bukan dong ya. Plis bukan". Lalu Bude itu menjawab, "BUKAN" >> zoom, bold, font extra large. Alhamdulillah. Yaa, b…

Jauh Dekat Rp.500

Apa kamu bahagia dengan hidupmu sekarang? Atau masih banyak yg harus dipenuhi untuk mencapai titik kepuasan dalam hidup? Mungkin merasa berlebih sehingga bisa dibagikan untuk orang lain? Atau bisa jadi rasa cukup dengan segala kekurangan yang ada?
Saya tertarik dengan wacana kecil yg terjadi sehari yg lalu. Saat saya bergulat dengan uang logam dan minyak gosok bersama dengan tetangga super baik hati yg mau menjamah saya dengan keahliannya "mentato". Dia membuka pembicaraan santai itu dengan obrolan ibu pkk, yang seketika saya juga dipaksa berubah jadi ibu beranak 3. "Banyak yang iri dengan saya karena teman-teman saya dari kalangan berada". Saya tersenyum, entah arahnya kemana. "Tapi saya sama sekali gak nyaman dengan omongan mereka yg dikaitkan dengan bahagia dan materi". Saya diam, masih terasa bekas kerokannya, sampai saya hampir nungging. "Kenapa memangnya,bu?" tanya saya. "Saya gak malu,saya suka berteman dengan siapa saja.Tapi tidak un…

Otot Barry Prima

Kemarin sore menjelang malam, mungkin dibilang malam aja biar enak. Saya ditodong sepupu saya untuk diantarkan di salah satu Gedung Olahraga terbesar dikota Malang (bangga, setelah jadi finalis UKS tingkat nasional). Awalnya saya tidak tau ada apakah disana  selain bangunan besar dan parkiran mobil. Embel-embel jemput teman, saya iya saja, polos-ly(baca : secara polos). Oke, saya pun diberitahu kalo ada event olahraga seprovinsi jawa timur. Hmm, tertarik, karena saya salah satu olahragawati cabang sepak orang. Sampainya disana, langsung aja dah masuk ke tempat yang dituju. Dan apa yang terjadi setelahnya adalah, --eng ing eng--, saya terjebak diantara pria-pria sintal dengan otot gatotkaca dan sangkuriang dimana mana. wow, kontes binaraga dan saya ditengah-tengah para binaraga-ularnaga-panjang-bukan-kepalang. Subhanallah, mimpi apa saya semalam. ouw, mimpi berteman dengan kecoak berarti pertanda baik. Oke, masuk, dan menunggu. Sepupu saya (yang badannya juga gak kalah berotot kayak gi…